logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan

Warga Membeludak, Pasar Murah Pemkab Jember di Manggisan Habiskan Seluruh Stok Sembako

  • 01 Juli 2026
  • Dibaca 52 Kali
Bagikan Via:
warga-membeludak-pasar-murah-pemkab-jember-di-manggisan-habiskan-seluruh-stok-sembako-20260703

Warga Membeludak, Pasar Murah Pemkab Jember di Manggisan Habiskan Seluruh Stok Sembako

JEMBER, 01 JULI 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam merespons cepat kebutuhan logistik masyarakat. Melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag), Pemkab Jember menggelar Pasar Murah di Balai Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, pada Rabu, 01 Juli 2026. Program strategis ini mengintegrasikan kolaborasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.

Pelaksanaan pasar murah di Kecamatan Tanggul ini merupakan tindak lanjut langsung atas aspirasi warga yang masuk melalui kanal pengaduan resmi "Wadul Gus'e". Instrumen aduan publik ini terbukti efektif menjadi jembatan bagi Pemkab Jember dalam menangkap dan menyelesaikan persoalan warga secara real-time. Menyusul kesuksesan serupa di Balai Desa Semboro sebelumnya, kini giliran masyarakat Desa Manggisan dan sekitarnya yang merasakan dampak positif dari program tersebut.

Antusiasme masyarakat melesat tinggi melampaui perkiraan panitia. Sejak pagi, warga memadati area untuk mendapatkan komoditas yang bervariasi. Tidak hanya menyediakan sembako seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur, pasar murah ini juga menyediakan produk pertanian segar, cabai, aneka sayuran, pakaian layak pakai, hingga produk unggulan UMKM lokal yang dipasarkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat.

Kehadiran pasar murah ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan dalam beberapa pekan terakhir. Salah seorang warga, Eni Fadilah, mengaku rela mengantre demi mendapatkan komoditas berkualitas dengan harga yang jauh lebih miring dibanding harga pasar.

"Saya membeli banyak belanjaan, mulai dari beras, minyak, hingga telur. Semua harganya murah di sini. Tidak apa-apa mengantre sedikit, karena momen seperti ini sangat jarang dan membantu dapur kami," ungkap Eni.

Kepala Bidang Perdagangan Diskopumdag Jember, Lilik Makhfiyah, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa agenda ini dirancang memiliki fungsi ganda (multiplier effect). Selain mengintervensi stabilitas harga pangan, pasar murah ini menjadi panggung promosi efektif bagi pelaku usaha mikro lokal agar produk mereka dikenal lebih luas.

"Pasar murah ini tidak sekadar menjual bahan pokok. Ini adalah ruang bagi UMKM setempat untuk mengenalkan produk olahan kreatif mereka. Hari ini kunjungan masyarakat luar biasa, di luar prediksi kami. Sinergi ini tentu menjadi iklim yang sangat baik bagi pertumbuhan ekonomi lokal," ujar Lilik.

Melalui kerja sama harmonis antaroorganisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemkab Jember optimistis model intervensi ekonomi berbasis pasokan terpusat ini dapat terus menekan inflasi daerah. Pemerintah daerah juga memastikan akan terus mengawal keterjangkauan pangan warga lewat program-program solutif yang berkelanjutan. (hna)

Galeri Foto