Warga Serbu Operasi Pasar di Tegal Besar, Minyak Kembali Jadi Komoditas Paling Diincar
- 10 April 2026
- Dibaca 242 Kali
Bagikan Via:
Warga Serbu Operasi Pasar di Tegal Besar, Minyak Kembali Jadi Komoditas Paling Diincar
JEMBER, 10 APRIL 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Jember, kembali menggelar operasi pasar murah sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Kegiatan yang dilaksanakan di Pasar Tegal Besar pada Jumat pagi, 10 April 2026 tersebut, berlangsung sangat ramai dan disambut antusias oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Sejak sebelum kegiatan dimulai, ratusan warga telah memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.
Operasi pasar ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam merespons kenaikan harga sejumlah komoditas penting, terutama minyak goreng dan beras. Dalam beberapa waktu terakhir, harga minyak goreng di pasaran mengalami lonjakan yang cukup signifikan.
Salah satu faktor yang disebut-sebut turut memengaruhi kenaikan harga tersebut adalah meningkatnya biaya produksi, termasuk harga plastik kemasan yang ikut naik. Kondisi ini membuat harga minyak di tingkat konsumen menjadi lebih mahal dan memberatkan masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.
Penata Layanan Operasional Diskopumdag, Alfina Erika Agustin, S.M. bahwa operasi pasar di Pasar Tegal Besar kali ini lebih ramai dari pada biasanya. Menurutnya, kemungkinan ini terjadi akibat harga minyak yang naik di luaran yang salah satunya disebabkan oleh naiknya harga plastik untuk produksi.
“Minyak sekarang mahal, jadi minyak di operasi pasar hari ini cepat habis. Mungkin karna di luaran naik sebab harga plastik yang naik” ujarnya,
Sejak pagi hari, suasana di Pasar Tegal Besar terlihat berbeda dari biasanya. Antrean panjang sudah terlihat bahkan sebelum petugas membuka penjualan. Para warga, terutama ibu rumah tangga dan pedagang kecil, tampak rela datang lebih awal demi memastikan mereka mendapatkan bagian dari komoditas yang dijual dalam operasi pasar tersebut.
Kehadiran operasi pasar memang selalu dinantikan karena memberikan solusi nyata atas mahalnya harga bahan pokok di pasaran.
Fenomena ini bukan hal baru di Kabupaten Jember. Berdasarkan kegiatan serupa sebelumnya, operasi pasar yang digelar di berbagai lokasi selalu mendapatkan respons luar biasa dari masyarakat.
Dalam sebuah kegiatan operasi pasar di Pasar Mangli pada awal April 2026, misalnya, seluruh stok beras dan minyak goreng habis terjual hanya dalam waktu sekitar satu jam sejak dibuka. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau masih sangat tinggi. (hna)