Warga Silo dan Mahasiswa Gelar Aksi, Satpol PP Jember Pastikan Situasi Tetap Kondusif
- 19 September 2026
- Dibaca 30 Kali
Bagikan Via:
Warga Silo dan Mahasiswa Gelar Aksi, Satpol PP Jember Pastikan Situasi Tetap Kondusif
JEMBER, 19 SEPTEMBER 2026 – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jember melakukan pengamanan aksi penyampaian aspirasi yang melibatkan warga Kecamatan Silo bersama mahasiswa pada Jumat, 18 September 2026. Aksi tersebut digelar untuk mendesak penyelesaian konflik lahan sekaligus menyampaikan penolakan terhadap rencana alih fungsi lahan hutan untuk pembangunan Batalyon Infanteri (Yonif TP).
Dalam aksi tersebut, warga dan mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan serta aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Jember. Satpol PP bersama unsur pengamanan lainnya berada di lokasi untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif.
Aksi kemudian mendapat respons langsung dari Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait S.E., M.Sc. Bupati menemui perwakilan warga dan mahasiswa untuk berdialog serta mendengarkan secara langsung aspirasi yang disampaikan, terutama terkait persoalan konflik lahan dan rencana pembangunan Yonif TP.
Dialog tersebut menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat untuk membahas langkah penyelesaian yang dapat dilakukan. Dari pertemuan tersebut, pemerintah bersama pihak terkait kemudian membentuk tim gabungan yang akan melakukan pendalaman dan penanganan terhadap persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.
Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kabupaten Jember, Herwindo Tri Rahadi, S.Sos., mengatakan bahwa Satpol PP hadir untuk memastikan proses penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
“Kami melaksanakan pengamanan agar penyampaian aspirasi masyarakat dapat berjalan tertib, aman, dan kondusif. Kami juga mengedepankan pendekatan humanis serta komunikasi dengan seluruh pihak. Dengan adanya dialog langsung bersama Bupati dan pembentukan tim gabungan, kami berharap persoalan ini dapat ditindaklanjuti secara bersama-sama sesuai kewenangan masing-masing,” ujarnya.
Satpol PP Jember juga mengimbau seluruh pihak untuk tetap menjaga ketertiban selama proses penyelesaian berlangsung. Penyampaian aspirasi diharapkan tetap dilakukan secara damai dengan mengedepankan komunikasi dan dialog.
Pembentukan tim gabungan menjadi langkah awal untuk melakukan koordinasi dan pendalaman persoalan di lapangan. Pemerintah Kabupaten Jember bersama pihak terkait selanjutnya akan menindaklanjuti hasil dialog dan informasi yang disampaikan masyarakat. (luq)