logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata

Warna Baru Tajemtra 2026, 28 Marching Band Turut Bergema di Sepanjang Jalur Tajemtra

  • 06 September 2026
  • Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
warna-baru-tajemtra-2026-28-marching-band-turut-bergema-di-sepanjang-jalur-tajemtra-20260907

Warna Baru Tajemtra 2026, 28 Marching Band Turut Bergema di Sepanjang Jalur Tajemtra

JEMBER, 06 SEPTEMBER 2026 – Ada yang berbeda dalam pelaksanaan Tanggul–Jember Tradisional Gerak Jalan (Tajemtra) 2026, Sabtu 05 September 2026. Untuk pertama kalinya, gelaran tradisional yang telah menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Jember ini turut dimeriahkan oleh marching band dari berbagai jenjang pendidikan.

Sebanyak 28 kelompok marching band ikut ambil bagian dalam memeriahkan Tajemtra 2026. Mereka berasal dari berbagai satuan pendidikan, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kehadiran marching band memberikan warna baru dalam pelaksanaan Tajemtra. Di sepanjang jalur yang dilalui peserta, penampilan para pelajar menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat yang sejak pagi memadati sejumlah titik untuk menyaksikan kemeriahan Tajemtra.

Dentuman perkusi, tiupan alat musik, serta gerakan atraktif para anggota marching band membuat suasana di sepanjang rute semakin hidup. Penampilan tersebut juga menjadi momentum bagi para pelajar untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan bermusik, kedisiplinan, serta kekompakan yang telah mereka latih.

Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, keterlibatan 28 marching band dalam Tajemtra 2026 juga menjadi ruang promosi bagi masing-masing sekolah maupun kelompok marching band. Penampilan di hadapan ribuan masyarakat memberikan kesempatan bagi para pelajar untuk memperkenalkan potensi dan kreativitas mereka kepada publik.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Jember, Deta Irama Kasih menyampaikan bahwa keterlibatan marching band menjadi inovasi yang memberikan nilai tambah dalam penyelenggaraan Tajemtra.

“Ini menjadi sesuatu yang baru dalam Tajemtra. Untuk pertama kalinya kita menghadirkan marching band, dan ternyata antusiasmenya sangat luar biasa. Tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak kita untuk menunjukkan kreativitas, kedisiplinan dan kekompakan,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan juga menunjukkan bahwa Tajemtra dapat menjadi ruang bersama yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat.

“Mulai dari SD, SMP sampai SMA ikut terlibat. Ini menunjukkan bahwa Tajemtra bukan hanya milik peserta gerak jalan, tetapi menjadi sebuah perayaan masyarakat yang bisa diisi dengan berbagai potensi dan kreativitas,” tambahnya.

Kehadiran marching band juga memperkuat suasana Tajemtra sebagai sebuah gelaran yang tidak hanya mengedepankan aktivitas olahraga, tetapi juga menghadirkan unsur hiburan dan kreativitas masyarakat.

Para penonton yang berada di sepanjang jalur pun tampak menikmati penampilan marching band yang hadir silih berganti. Momen tersebut menjadi salah satu daya tarik baru dalam pelaksanaan Tajemtra tahun ini.

Tajemtra sendiri telah diselenggarakan sejak 1977 dan terus menjadi salah satu tradisi yang melekat dengan masyarakat Jember. Memasuki tahun 2026, tradisi tersebut terus berkembang dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, termasuk generasi muda melalui penampilan marching band.

Dengan hadirnya 28 marching band, Tajemtra 2026 tidak hanya menjadi perjalanan puluhan ribu peserta dari Tanggul menuju Jember, tetapi juga menjadi panggung bagi generasi muda untuk tampil, berkarya, sekaligus memperkenalkan potensi mereka kepada masyarakat luas. (ram)

Galeri Foto