IMPLEMENTASI TEKNIK KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI (KAP) OLEH KADER MASYARAKAT JEMBER DALAM RANGKA PENANGANAN ISU-ISU KESEHATAN
- 16 September 2022
- Dibaca 4588 Kali
Bagikan Via:
IMPLEMENTASI TEKNIK KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI (KAP) OLEH KADER MASYARAKAT JEMBER DALAM RANGKA PENANGANAN ISU-ISU KESEHATAN
Tak terasa hari ini, Rabu tanggal 14 September 2022, merupakan hari terakhir pelaksanaan Program Risk Communication and Community Engagement (RCCE) oleh kader masyarakat Jember, Dinas Kesehatan, Tim Penggerak PKK bersama Yayasan Plato yang di danai oleh UNICEF.
Kader masyarakat Jember makin antusias mengikuti serangkaian acara pelatihan tersebut, dikarenakan materi dalam hari kedua lebih fokus terhadap penerapan Teknik KAP yang dipraktekkan langsung oleh peserta melalui permainan, lagu-lagu, pesan imajinatif, media KIE, teatrikal dan sebagainya.
Seperti yang telah disampaikan pada narasumber hari pertama, bahwa kita sebagai penggerak masyarakat di wilayah harus bisa menjadi role model dan mampu menyampaikan pesan-pesan Kesehatan kepada masyarakat dengan baik dan benar. 3 (tiga) Prinsip utama dalam Komunikasi Antar Pribadi (KAP), antara lain :
1. Bangun keakraban
artinya membina suasana yang nyaman antara kader dengan sasaran melalui obrolan pembuka yang baik, mencari simpul/ kesamaan, memberikan senyum dan menunjukkan sikap yang baik
2. Saling Mendengarkan dan Berbicara
artinya kita sebagai penggerak masyarakat harus bisa memahami situasi dan kondisi masyarakat/ sasaran yang akan kita berikan pesan-pesan Kesehatan melalui metode DAK (Dengarkan, Apresiasi, dan Klarifikasi)
3. Kunci Komitmen
Artinya kita dapat menyampaikan pesan secara halus, tidak memaksa terhadap masyarakat agar pesan yang akan kita sampaikan dapat diterima oleh masyarakat. Selanjutnya membuat komitmen dengan masyarakat melalui respon sikap masyarakat terhadap pesan yang telah diberikan dalam bentuk jawaban, sikap tubuh, dapat mengulang pesan hingga berkomitmen untuk menerapkan sebuah pesan.
Dari ketiga prinsip tersebut, peserta pelatihan diajak untuk dapat mempraktekkan satu per satu melalui beberapa metode seperti permainan untuk membangun keakraban dengan tim lain, mengatasi isu-isu Kesehatan dengan strategi komunikasi yang baik melalui lagu bertema Kesehatan, membuat poster Kesehatan, teatrikal, ataupun Gerakan-gerakan yang mudah dipahami oleh sasaran/ masyarakat.
Disamping itu, peserta kader masyarakat dilatih untuk dapat membedakan mitos dan fakta tentang masalah kesehatan (imunisasi, ASI Eksklusif, MP ASI, CTPS, dll), serta mengidentifikasi berita hoaks di masyarakat dan cara penanganannya.
Pada akhir sesi acara, peserta melakukan rencana tindak lanjut sebagai komitmen Bersama untuk dapat menerapkan Teknik KAP langsung di masyarakat melalui kegiatan rutin di posyandu termasuk kunjungan rumah, penyuluhan di masyarakat dengan mengirimkan dokumentasi, jumlah sasaran, dan tema yang disampaikan. Selanjutnya, diharapkan Dinas Kesehatan Bersama TP PKK kabupaten dan kecamatan dapat melakukan monitoring dan pembinaan terhadap kader masyarakat lainnya.
Beli ikan di pasar puger
Sempatkan juga beli terasinya
mari semua bpk ibu kader jember
Semangat terapkan ilmu KAPnya