Bantuan Sosial Disalurkan kepada Warga Terdampak Musibah di Desa Cangkring
- 15 April 2026
- Dibaca 440 Kali
Bagikan Via:
Bantuan Sosial Disalurkan kepada Warga Terdampak Musibah di Desa Cangkring
JEMBER, 15 APRIL 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui sinergi bersama PMI dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah. Kali ini, bantuan sosial disalurkan kepada sejumlah warga di Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, pada Selasa 14 April 2026.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di beberapa titik, yakni di Dusun Darungan dan Dusun Jatirejo. Bantuan diberikan kepada tiga warga yang mengalami musibah berbeda, yaitu korban kebakaran rumah atas nama Ibu Misyana, korban luka akibat tumpahan minyak panas atas nama Ibu Hotijah, serta korban sambaran petir atas nama Bapak Buari.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut didampingi oleh anggota Trantibum Kecamatan Jenggawah bersama Bhabinkamtibmas Desa Cangkring, serta dihadiri oleh perangkat desa setempat, kepala dusun, dan perwakilan keluarga penerima bantuan. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam memberikan pelayanan dan perhatian kepada masyarakat.
Bantuan yang disalurkan berasal dari PMI Kabupaten Jember dan Tagana berupa kebutuhan pokok, seperti beras, gula, minyak goreng, mie instan, kecap, serta bahan kebutuhan harian lainnya. Seluruh bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada masing-masing keluarga penerima sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang ada.
Camat Jenggawah, Soetjahyo, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah dalam situasi seperti ini merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus kepedulian terhadap masyarakat. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga yang sedang mengalami musibah. Pemerintah akan terus berupaya hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban yang tengah menghadapi musibah, sekaligus menjadi wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan ini juga mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang terus terjaga di tengah masyarakat. (fnd)