logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

142 KK di Bintoro Jember Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

  • 08 September 2026
  • Dibaca 171 Kali
Bagikan Via:
142-kk-di-bintoro-jember-terdampak-kekeringan-bpbd-salurkan-5000-liter-air-bersih-20260909

142 KK di Bintoro Jember Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

JEMBER, 08 SEPTEMBER 2026 - Sebanyak 142 kepala keluarga (KK) di Lingkungan Plalangan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terdampak bencana kekeringan. Kondisi tersebut membuat warga membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Jember menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah tersebut pada Selasa, 08 September 2026. Distribusi dilakukan berdasarkan permohonan dari Kelurahan Bintoro serta rekomendasi Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD setelah melakukan asesmen pada 31 Agustus 2026.

Tim Pusdalops BPBD Jember yang dipimpin petugas, Firman Arifianto, berangkat menuju lokasi sekitar pukul 08.30 WIB dan tiba sekitar pukul 09.00 WIB. Setibanya di lokasi, petugas berkoordinasi dengan ketua RT dan RW sebelum menyalurkan air kepada warga terdampak.

“Bantuan air bersih ini merupakan tindak lanjut dari hasil asesmen dan permohonan Kelurahan Bintoro karena warga mengalami dampak kekeringan,” kata Firman.

Berdasarkan data BPBD, warga terdampak tersebar di RT 01 RW 11 sebanyak 110 KK dan RT 03 RW 10 sebanyak 32 KK. Dengan demikian, total terdapat 142 KK yang membutuhkan pasokan air bersih.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD juga memastikan ketersediaan dua tandon air berkapasitas masing-masing 1.200 liter. Selain itu, sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan langsung kepada masyarakat melalui satu kali pengiriman.

Firman mengatakan, distribusi dilakukan dengan memanfaatkan tandon yang telah tersedia agar air dapat ditampung dan digunakan warga secara bertahap.

Kegiatan distribusi air bersih selesai sekitar pukul 11.00 WIB. BPBD merekomendasikan agar penyaluran air bersih ke wilayah terdampak dilakukan secara berkala, yakni dua hari sekali, selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

BPBD juga merekomendasikan penempatan dua tandon di wilayah RW 10 Kelurahan Bintoro untuk memudahkan warga mendapatkan pasokan air.

Namun, terdapat kendala di lapangan. Salah satu lokasi terdampak kekeringan di RW 10 masih menjalani program pemavingan sehingga diperlukan penyesuaian dalam proses distribusi.

Kegiatan tersebut melibatkan BPBD Kabupaten Jember, ketua RT/RW, serta warga setempat. Pemerintah daerah melalui BPBD akan terus memantau kondisi kebutuhan air bersih masyarakat dan menyesuaikan distribusi berdasarkan perkembangan di lapangan. (tgh)

Galeri Foto