logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Tiga Kecamatan, BPBD Jember Salurkan Bantuan dan Lakukan Asesmen

  • 03 Mei 2026
  • Dibaca 172 Kali
Bagikan Via:
angin-kencang-rusak-rumah-warga-di-tiga-kecamatan-bpbd-jember-salurkan-bantuan-dan-lakukan-asesmen-20260503

Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Tiga Kecamatan, BPBD Jember Salurkan Bantuan dan Lakukan Asesmen

JEMBER, 02 APRIL 2026 – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang kembali menyebabkan kerusakan rumah warga di Kabupaten Jember. Peristiwa yang terjadi pada Kamis, 01 April 2026 tersebut berdampak di tiga kecamatan, yakni Pakusari, Patrang, dan Jenggawah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember pun bergerak cepat melakukan asesmen serta menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak pada Sabtu, 02 April 2026 pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan data yang dihimpun, total terdapat tiga rumah warga yang mengalami kerusakan dengan kategori berbeda, yakni satu rusak ringan, satu rusak sedang, dan satu rusak berat. Di Kecamatan Pakusari, tepatnya di Dusun Duklengkong, Desa Patemon, rumah milik Muhammad Deko Firmansyah (29) yang dihuni empat jiwa mengalami kerusakan sedang pada bagian atap, mulai dari ruang istirahat hingga ruang tamu.

Sementara itu, kerusakan paling parah terjadi di Kecamatan Patrang. Rumah milik Dewa Mahardika (25) di Jalan Srikoyo, Kelurahan Patrang, dilaporkan roboh total hingga rata dengan tanah. Seluruh perabotan rumah tangga turut tertimpa material bangunan. Di Kecamatan Jenggawah, rumah milik Mahmud (66) yang dihuni dua jiwa mengalami kerusakan ringan pada bagian atap ruang tamu dan kamar.

Peristiwa ini dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang melanda sebagian wilayah Jember sejak pagi hari. Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan bangunan rumah yang dalam kondisi lapuk tidak mampu menahan tekanan, sehingga mengalami kerusakan. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena para penghuni berhasil menyelamatkan diri.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember segera melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat serta melakukan kaji cepat di lokasi terdampak. Selain itu, bantuan logistik juga langsung didistribusikan kepada korban. Bantuan tersebut meliputi paket sembako, lauk pauk, makanan siap saji, selimut, terpal, paket kebersihan, serta berbagai kebutuhan sandang dan perlengkapan rumah tangga.

Tim Jitupasna juga turut melakukan pendataan dan perhitungan kerugian sebagai dasar penanganan lanjutan. Penanganan di lapangan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB sebelum tim kembali ke markas.

Hingga saat ini, kondisi di lokasi terdampak dilaporkan aman dan terkendali. Namun, material bangunan yang roboh masih belum sepenuhnya dibersihkan. Beberapa warga terdampak untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat, seperti korban di Pakusari yang tinggal di rumah mertua dan korban di Patrang yang mengungsi ke rumah saudaranya.

Anggota TRC BPBD Jember, Umam, menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem. “Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat terjadi hujan disertai angin kencang. Pastikan kondisi rumah aman, terutama bagian atap dan struktur bangunan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam penanganan pascabencana. “Kami akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan proses penanganan dan pemulihan berjalan dengan baik,” tambahnya.

BPBD Kabupaten Jember juga merekomendasikan agar masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat. Dengan langkah cepat dan kolaboratif, diharapkan dampak bencana dapat diminimalisir dan keselamatan masyarakat tetap terjaga. (bob)

Galeri Foto