Angin Kencang Terjang Kaliwates: Atap 5 Rumah Warga Terkelupas, Tim Gabungan Sigap Lakukan Evakuasi
- 28 Maret 2026
- Dibaca 282 Kali
Bagikan Via:
Angin Kencang Terjang Kaliwates: Atap 5 Rumah Warga Terkelupas, Tim Gabungan Sigap Lakukan Evakuasi
JEMBER – Kepanikan sempat melanda warga RT 02/RW 05 dan RT 04/RW 06 Kelurahan Kaliwates saat angin kencang tiba-tiba menerjang pemukiman mereka di tengah guyuran hujan lebat. Dalam hitungan menit, kerangka dan penutup atap lima rumah warga dilaporkan ambrol dan terkelupas akibat tidak kuat menahan terpaan angin pada Sabtu sore (28/03/2026).
Selain kerusakan pada bagian atap utama, satu unit kanopi rumah warga juga dilaporkan tergeser hingga ambrol. Beruntung, meski kerusakan material cukup nyata, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
Lurah Kaliwates, bersama perangkat Babinsa dan DESTANA Kelurahan Kaliwates, H. Indra Gunawan, yang langsung turun ke lokasi sesaat setelah kejadian, mengonfirmasi bahwa penanganan darurat segera dilakukan untuk mengantisipasi bahaya susulan.
"Fokus utama kami sore ini adalah memastikan keselamatan warga. Tim di lapangan sedang melakukan pembongkaran pada bagian kanopi yang ambrol dan menggantung agar tidak membahayakan penghuni rumah maupun warga yang melintas," ujar H. Indra Gunawan , ketua Desatana Kelurahan Kaliwates, di sela-sela pemantauan lokasi terdampak.
Aksi tanggap darurat ini melibatkan sinergi dari berbagai pihak. Terlihat di lokasi, Lurah Kaliwates bersama Babinsa Kaliwates, pengurus RT/RW setempat, serta relawan dari Destana (Desa Tangguh Bencana) dan Sahabat Tagana bahu-membahu bersama warga melakukan pembersihan material bangunan.
Pihak kelurahan juga terus melakukan pendataan mendetail terhadap kerugian materiil yang dialami warga terdampak. Selain itu, warga diimbau untuk tetap waspada mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Jember belakangan ini.
"Kami mengapresiasi kesigapan para relawan Destana, Tagana, dan warga yang sangat cepat merespons laporan ini. Kerja sama kolektif seperti inilah yang kita butuhkan dalam menghadapi situasi darurat," tambah lurah.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi berangsur kondusif. Proses evakuasi material sisa bangunan masih terus berlangsung dengan pengawasan dari pihak keamanan dan unsur pimpinan kelurahan.