Rakor Lintas Sektor Sukorambi Matangkan Persiapan Monev Pembangunan Desa
- 02 Juni 2026
- Dibaca 410 Kali
Bagikan Via:
Rakor Lintas Sektor Sukorambi Matangkan Persiapan Monev Pembangunan Desa
JEMBER, 02 JUNI 2026 – Pemerintah Kecamatan Sukorambi mematangkan persiapan pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan desa melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor yang digelar di Aula Kecamatan Sukorambi, Selasa, 02 Juni 2026.
Rakor tersebut dipimpin oleh Sekretaris Kecamatan Sukorambi, Josias Anto Budi Nugroho, S.E., dan dihadiri Kasi Pemerintahan Kecamatan Sukorambi, Kasi PMKS Kecamatan Sukorambi, Yuni Soehono, S.Sos., serta seluruh tim pendamping desa se-Kecamatan Sukorambi.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi menjelang pelaksanaan monitoring dan evaluasi pembangunan desa yang dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 5 Juni 2026.
Berbagai aspek teknis dibahas dalam rapat tersebut, mulai dari indikator penilaian, mekanisme pemeriksaan administrasi, pengelolaan keuangan desa, pelaksanaan pembangunan fisik, hingga tindak lanjut terhadap temuan yang berpotensi muncul saat pelaksanaan monev di lapangan.
Dalam arahannya, Josias Anto Budi Nugroho menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan instrumen penting dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan sesuai ketentuan serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, kesamaan pemahaman seluruh tim menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan monev agar hasil yang diperoleh dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus rekomendasi perbaikan bagi pemerintah desa.
“Monitoring dan evaluasi harus dilaksanakan secara objektif, profesional, dan berdasarkan data yang valid sehingga hasilnya benar-benar dapat menjadi bahan pembinaan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa,” ujarnya.
Sementara itu, Yuni Soehono, S.Sos, Kasi PMKS, menekankan pentingnya ketelitian tim saat melakukan pemeriksaan di lapangan. Ia mengingatkan agar setiap temuan yang diperoleh tidak hanya menjadi catatan evaluasi, tetapi juga disertai solusi dan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah desa.
“Monev merupakan bagian dari proses pembinaan. Karena itu, setiap temuan harus mampu memberikan nilai perbaikan sehingga desa dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan,” katanya.
Selain membahas indikator penilaian, rapat juga menjadi forum untuk mengidentifikasi berbagai temuan yang selama ini kerap dijumpai dalam pelaksanaan monitoring desa. Hasil identifikasi tersebut akan menjadi acuan bagi tim dalam melaksanakan pembinaan yang lebih efektif dan terarah.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Sukorambi berharap pelaksanaan monitoring dan evaluasi pembangunan desa tahun 2026 dapat berjalan lancar, objektif, dan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif guna memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Muhammad Fawait, S.E., M.Sc, atau Gus Fawait dalam mendorong peningkatan kualitas pemerintahan dan pelayanan publik hingga ke tingkat desa. (hus)