Aparatur dan TP PKK Kelurahan Baratan Kompak Kawal Program Gus Bupati, Bagikan Bendera Merah Putih, serta Perkuat Spiritualitas Melalui Pengajian Rutin
- 01 Agustus 2026
- Dibaca 7 Kali
Bagikan Via:
Aparatur dan TP PKK Kelurahan Baratan Kompak Kawal Program Gus Bupati, Bagikan Bendera Merah Putih, serta Perkuat Spiritualitas Melalui Pengajian Rutin
Suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan menyelimuti Pendopo Kelurahan Baratan pada Jumat pagi, 31 Juli 2026. Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, sukses menyelenggarakan serangkaian kegiatan strategis yang memadukan penguatan program kerakyatan Bupati Jember Gus Fawait, gelora semangat nasionalisme melalui pembagian Bendera Merah Putih, serta siraman rohani dalam pengajian rutin Tim Penggerak PKK Kelurahan Baratan.
Kegiatan yang dihadiri oleh aparatur kelurahan, pengurus serta anggota TP PKK Baratan ini menjadi momentum penting untuk mendekatkan berbagai program prioritas pemerintah daerah langsung kepada masyarakat bawah, melanjutkan aspirasi yang sebelumnya telah diserap secara intensif melalui forum Bunga Desa Mini di Kelurahan Baratan.
Dalam sesi utama pemaparan program, jajaran Kelurahan Baratan mengupas kembali poin-poin krusial dari program kerja Bupati Jember Gus Fawait yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan, kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik. Berdasarkan catatan dan aspirasi warga Baratan, program kerakyatan tersebut mencakup jaminan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC) yang digratiskan oleh Pemerintah Daerah bagi masyarakat dengan syarat memiliki KTP Jember serta alokasi perawatan pada kelas 3. Selain itu, terdapat program Gus Peduli Kesehatan yang menyediakan bantuan khusus bagi pasien penderita penyakit berat seperti bibir sumbing dengan prioritas warga Baratan, katarak, hidrosefalus, kaki dan tangan palsu, hingga khitan massal.
Pemerintah kelurahan juga memaparkan program Peta Cinta untuk mempermudah pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) sehingga warga dapat langsung mencetak e-KTP di tingkat kecamatan, serta program Mlijo Cinta yang memberikan bantuan produktif berupa gerobak usaha dan termos tempat ikan guna mendongkrak ekonomi pelaku UMKM lokal. Sektor pendidikan dan sosial turut mendapat perhatian besar melalui Beasiswa Cinta Bergema—program beasiswa afirmasi dan prestasi dengan minimal IPK 3.5, bantuan khusus bagi anak guru ngaji atau ketua pengajian melalui verifikasi pendaftaran 20–28 Juli 2026 yang mencakup transkrip nilai, besaran UKT, KK, KTP, dan surat aktif kuliah, serta keringanan biaya siswa. Ada pula Sekolah Rakyat yang menyediakan pendidikan gratis dengan sasaran utama anak-anak usia SD dari keluarga prasejahtera, serta program Wadul Gus e sebagai saluran pengaduan langsung masyarakat dan pemberian insentif finansial sebesar Rp 1 juta bagi para pengurus pengajian muslimat dan guru ngaji.
"Apa yang sudah kita bedah hari ini dari program Gus Bupati melalui Bunga Desa Mini bukan sekadar wacana, melainkan komitmen nyata pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat. Program seperti UHC, Beasiswa Cinta Bergema, hingga layanan kesehatan khusus adalah hak masyarakat kita yang harus dikawal bersama agar tersalurkan secara tepat sasaran dan berkeadilan."— Denny Wijiyati, S.A.P. (Plt. Lurah Baratan)
Tidak hanya berfokus pada sosialisasi kebijakan sosial, kegiatan hari ini juga diwarnai dengan aksi nyata menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia melalui Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026. Plt. Lurah Baratan, Denny Wijiyati, S.A.P., secara simbolis menyerahkan bendera merah putih kepada para pengurus TP PKK dan perwakilan warga yang hadir di Pendopo Kelurahan Baratan.
Aksi ini bertujuan untuk menggugah rasa cinta tanah air, memperkuat semangat patriotisme, serta mengajak seluruh warga Kelurahan Baratan untuk mengibarkan Sang Merah Putih secara serentak di lingkungan masing-masing sepanjang bulan kemerdekaan.
"Melalui Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih ini, kami ingin menyalakan kembali api nasionalisme di hati setiap warga Baratan. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini harus diisi dengan kerja nyata, kekompakan, dan semangat gotong royong dalam mendukung seluruh program pembangunan yang digagas oleh Bapak Bupati demi kemajuan Jember tercinta." — Denny Wijiyati, S.A.P. (Plt. Lurah Baratan)
Rangkaian kegiatan di Pendopo Kelurahan Baratan ditutup dengan agenda pengajian rutin TP PKK Kelurahan Baratan. Acara keagamaan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus pencerahan spiritual bagi para kaum ibu dalam menjalankan peran ganda mereka sebagai pendidik dalam keluarga sekaligus motor penggerak sosial kemasyarakatan.
Ketua TP PKK Kelurahan Baratan, Nur Laili Sa'adah, S.E., M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik-material dan pembangunan mental-spiritual di tengah keluarga.
"Pengajian rutin PKK ini adalah wadah silaturahmi yang sarat makna. Kami di TP PKK Baratan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan kelurahan dalam menyukseskan program-program Gus Bupati, khususnya di bidang pendidikan agama, kesehatan keluarga, dan pemberdayaan ekonomi. Ibu-ibu PKK adalah garda terdepan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa yang berakhlakul karimah dan berdaya saing." — Nur Laili Sa'adah, S.E., M.Pd. (Ketua TP PKK Kelurahan Baratan)
Melalui perpaduan antara sosialisasi kebijakan strategis daerah, penanaman jiwa nasionalisme melalui simbol kebangsaan, serta pembinaan mental lewat majelis taklim, Kelurahan Baratan membuktikan bahwa kolaborasi antara aparatur pemerintah dan lembaga kemasyarakatan mampu menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan masyarakat Jember yang lebih maju, religius, dan sejahtera. (fzr)