logo ppid jember kim
Oleh : Sekretariat DPRD

Aspirasi Unik Reses Golkar di Tegal Gayam: Warga Minta Odong-Odong demi Hadiri Kegiatan Gus Fawait

  • 15 Maret 2026
  • Dibaca 284 Kali
Bagikan Via:
aspirasi-unik-reses-golkar-di-tegal-gayam-warga-minta-odong-odong-demi-hadiri-kegiatan-gus-fawait-20260316

Aspirasi Unik Reses Golkar di Tegal Gayam: Warga Minta Odong-Odong demi Hadiri Kegiatan Gus Fawait

JEMBER, 15 MARET 2026 - Politik di tingkat akar rumput seringkali memotret sisi-sisi kehidupan yang sangat jujur dan tak terduga. Hal inilah yang terekam jelas saat Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Jember, Sujarwo Adiono, menggelar Reses Masa Persidangan Ke I tahun 2026 di Dusun Tegal Gayam, Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah, pada Sabtu, 14 Maret 2026.

Di hadapan sekitar 90 peserta reses yang didominasi oleh kaum ibu, muncul sebuah aspirasi yang cukup unik namun sangat logis bagi warga pedesaan. Di tengah pembicaraan mengenai infrastruktur desa, Jamaah Pengajian Tegal Gayam secara kompak meminta bantuan pengadaan unit "Odong-odong" sebagai alat transportasi operasional mereka.

Permintaan ini bukan tanpa landasan yang kuat. Para ibu-ibu ini mengungkapkan betapa tingginya keinginan mereka untuk terus aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, terutama yang melibatkan Bupati Jember saat ini, Muhammad Fawait. Namun, kendala biaya transportasi seringkali menjadi penghalang bagi mereka untuk hadir secara kolektif.

"Biar kalau ada undangan menghadiri kegiatan Gus Fawait (Bupati Jember Muhammad Fawait), kita gak repot menyewa kendaraan," tutur salah seorang ibu dengan nada penuh harap, yang langsung disambut anggukan setuju oleh peserta lainnya.

Menanggapi permintaan yang spesifik tersebut, Sujarwo Adiono menunjukkan kapasitasnya sebagai wakil rakyat yang solutif namun tetap taat asas. Ia menyadari bahwa aspirasi warga adalah perintah, namun pelaksanaannya harus tetap berada dalam koridor hukum dan administrasi yang berlaku di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Sujarwo berjanji akan memperjuangkan usulan tersebut melalui jalur yang tepat di parlemen. Ia menekankan bahwa keberpihakan pada rakyat kecil adalah prinsip utama bagi Fraksi Golkar, namun keselamatan hukum dalam setiap bantuan sosial adalah hal yang mutlak dijaga.

"Kalau memang itu untuk kepentingan masyarakat dan itu diperbolehkan oleh aturan, insyaallah akan kami realisasikan," tegas pria yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD Partai Golkar Jember tersebut.

Sebagai bukti nyata perhatiannya terhadap aktivitas warga saat ini, Sujarwo tidak hanya sekadar membawa janji. Ia secara langsung menyerahkan bantuan infrastruktur dakwah bagi jamaah pengajian berupa paket peralatan audio lengkap, termasuk toa, mixer, dan mikrofon. Bantuan ini ditujukan agar suara syiar dari Dusun Tegal Gayam bisa terdengar lebih luas dan menggema.

"Dengan bantuan ini, semoga Jamaah Ibu Ibu semakin giat dan bermanfaat," tuturnya saat menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis.

Selain menyerap aspirasi praktis, Sujarwo memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan edukasi politik mengenai fungsi reses. Baginya, reses adalah sarana vital untuk membangun jalinan silaturahmi sekaligus memastikan bahwa konstituen Partai Golkar di wilayah Jenggawah mendapatkan akses informasi mengenai kinerja dewan.

"Melalui reses ini, kami bisa menjelaskan fungsi DPRD Kabupaten Jember, sebagai wakil rakyat," ujar Sujarwo.

Ia membedah peranan strategis anggota legislatif, khususnya yang bertugas di Komisi C seperti dirinya, dalam mengawal arah pembangunan daerah agar benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat .

Sujarwo menjelaskan bahwa setiap aspirasi yang masuk, akan menjadi bahan masukan penting dalam rapat-rapat komisi.

"Saya sendiri, yang diberi tugas di Komisi C, sesuai tupoksinya, berusaha mengawal pembangunan di Kabupaten Jember, sehingga bermanfaat bagi masyarakat," jelasnya mendalam.

Bagi Sujarwo, reses adalah wadah demokrasi yang paling murni, di mana masyarakat bisa menyampaikan apa saja yang menjadi hambatan hidup mereka sehari-hari. Ia berkomitmen penuh untuk mengawal aspirasi tersebut hingga ke meja eksekutif.

"Aspirasi masyarakat ini, nantinya akan kami perjuangkan melalui DPRD Kabupaten Jember, agar dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember," tandasnya menutup pertemuan penuh kekeluargaan tersebut. (gil)

Galeri Foto