Ular Piton Muncul di Permukiman Kaliwates, Damkar Jember Sigap Lakukan Evakuasi
- 22 Maret 2026
- Dibaca 182 Kali
Bagikan Via:
Ular Piton Muncul di Permukiman Kaliwates, Damkar Jember Sigap Lakukan Evakuasi
JEMBER, 22 MARET 2026 - Warga Lingkungan Cempaka Utara, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember dibuat resah dengan kemunculan seekor ular piton di area permukiman pada Minggu, 22 Maret 2026. Kemunculan satwa liar tersebut terjadi di sekitar rumah warga dan sempat menimbulkan kepanikan, terutama bagi keluarga yang memiliki anak kecil.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga bernama Promono yang kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Laporan diterima sekitar pukul 15.55 WIB, dan hanya berselang dua menit, tepatnya pukul 15.57 WIB, tim Damkar Regu C langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Dengan jarak tempuh kurang lebih tujuh kilometer, petugas tiba di lokasi pada pukul 16.05 WIB. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan identifikasi posisi ular piton yang bersembunyi di area permukiman warga. Dengan menggunakan peralatan khusus dan teknik evakuasi yang aman, petugas secara hati-hati melakukan penangkapan agar tidak membahayakan warga maupun petugas itu sendiri.
Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan, mengingat ukuran ular piton yang cukup besar dan berpotensi membahayakan. Namun berkat pengalaman dan kesiapsiagaan petugas, ular tersebut berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti. Seluruh rangkaian kegiatan evakuasi akhirnya dinyatakan selesai pada pukul 17.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Selain itu, tidak ditemukan kendala berarti selama proses evakuasi berlangsung. Kegiatan ini juga melibatkan unsur petugas Damkar Regu C serta dukungan dari UPT terkait dan masyarakat setempat yang turut membantu mengamankan lokasi.
Salah satu warga sekitar, Agus, menyampaikan apresiasi atas kecepatan dan profesionalisme petugas dalam menangani kejadian tersebut. “Petugas datang dengan sangat cepat dan langsung bertindak. Kami sempat khawatir karena ular cukup besar, tapi alhamdulillah berhasil diamankan tanpa ada korban,” ujarnya.
Sementara itu, Promono, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada petugas Damkar. Ia menjelaskan bahwa kemunculan ular tersebut sangat meresahkan warga. “Kami langsung melapor karena takut membahayakan warga sekitar. Terima kasih kepada petugas Damkar yang sigap datang dan menangani dengan cepat, sehingga situasi kembali aman,” ujarnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kemunculan satwa liar di lingkungan permukiman, terutama di wilayah yang berdekatan dengan area terbuka atau semak belukar. Warga diimbau untuk tidak mencoba menangani sendiri dan segera melaporkan kepada petugas berwenang agar dapat ditangani secara aman dan profesional.