Bakesbangpol Jember Perkuat Peran Pencegahan Radikalisme Anak melalui Rakor Provinsi Jawa Timur
- 10 April 2026
- Dibaca 288 Kali
Bagikan Via:
Bakesbangpol Jember Perkuat Peran Pencegahan Radikalisme Anak melalui Rakor Provinsi Jawa Timur
SURABAYA, 09 APRIL 2026 - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan radikalisme dan terorisme di kalangan anak-anak dan pelajar. Hal ini disampaikan melalui keikutsertaan dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Perkembangan Radikalisme/Terorisme pada Anak-anak serta Dampak Media Sosial yang digelar oleh Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Kamis 09 April 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Bakesbangpol Kabupaten Jember diwakili oleh Sekretaris Badan, Poerwahjoedi, S.E., M.M., yang hadir mewakili Kepala Bakesbangpol Jember. Kehadiran ini menjadi bagian dari upaya aktif Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna menghadapi tantangan radikalisme yang semakin kompleks, khususnya di era digital.
Rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur ini diikuti oleh kepala Bakesbangpol kabupaten/kota se-Jawa Timur atau yang mewakili, perwakilan Dinas Pendidikan, serta pejabat terkait lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur Nomor: 200.1.3.5/3351/209.5/2026.
Dalam forum tersebut, para narasumber dari berbagai instansi, seperti Bakesbangpol Jawa Timur, Detasemen Khusus 88 Antiteror, Polda Jawa Timur, Kementerian Agama, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Dinas Pendidikan Jawa Timur, memaparkan kondisi terkini terkait perkembangan paham radikalisme yang menyasar anak-anak dan remaja.
Salah satu poin penting yang menjadi perhatian Bakesbangpol Jember adalah meningkatnya peran media sosial sebagai sarana penyebaran ideologi radikal. Anak-anak dan pelajar dinilai menjadi kelompok yang rentan terpapar, mengingat tingginya intensitas penggunaan media digital tanpa diimbangi dengan literasi yang memadai.
Sekretaris Bakesbangpol Jember, Poerwahjoedi, menyampaikan bahwa hasil rakor ini akan menjadi bahan penting dalam merumuskan langkah strategis di daerah, khususnya dalam memperkuat koordinasi dengan Dinas Pendidikan serta pemangku kepentingan lainnya.
“Bakesbangpol Jember siap menindaklanjuti hasil rapat koordinasi ini dengan memperkuat sinergi bersama Dinas Pendidikan, sekolah, serta elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dini radikalisme di kalangan pelajar,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendekatan preventif melalui edukasi nilai-nilai kebangsaan, penguatan karakter, serta peningkatan literasi digital menjadi kunci utama dalam membentengi generasi muda dari pengaruh paham radikal.
Dalam rapat tersebut juga ditegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, hingga masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan sistem deteksi dini yang efektif serta langkah penanganan yang terintegrasi.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana menerbitkan Surat Edaran atau Instruksi kepada seluruh kepala daerah sebagai bentuk penguatan gerakan pencegahan radikalisme di wilayah masing-masing. Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi payung hukum dalam pelaksanaan program-program pembinaan di daerah.
Bakesbangpol Jember menyambut baik langkah tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan kebijakan yang akan diterbitkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Melalui partisipasi aktif dalam rapat koordinasi ini, Bakesbangpol Jember menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan ideologi bangsa, khususnya di kalangan generasi muda. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan bebas dari pengaruh radikalisme di Kabupaten Jember. (but)