BPBD Jember Gelar Program SPAB di SMP Al Baitul Amien, Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini
- 21 Mei 2026
- Dibaca 61 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember Gelar Program SPAB di SMP Al Baitul Amien, Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini
JEMBER, 21 MEI 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menggelar kegiatan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SMP Al Baitul Amien, Kecamatan Kaliwates, selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 20–21 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan siswa dan tenaga pendidik dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan sekolah.
Program tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Permohonan Sosialisasi, Edukasi, dan Simulasi Tanggap Bencana dari SMP Al Baitul Amien Jember. Kegiatan Sosialisasi dan Simulasi ini melibatkan BPBD Kabupaten Jember, Sekretariat Bersama SPAB, Puskesmas Kaliwates, mahasiswa magang Universitas Jember, serta pihak sekolah.
Pada hari pertama, tim BPBD memberikan edukasi kebencanaan kepada seluruh siswa dan guru sejak pagi hari. Materi yang diberikan meliputi mitigasi bencana gempa bumi, banjir, tsunami, hingga gunung meletus. Selain itu, para guru juga mendapatkan pelatihan Penanganan Pertama Gawat Darurat (PPGD) sebagai upaya meningkatkan kemampuan dalam penanganan korban saat kondisi darurat.
Kegiatan dilanjutkan dengan gladi ruang dan gladi posko guna melatih koordinasi serta kesiapan Tim Siaga Bencana Sekolah dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana di lingkungan pendidikan.
Sementara pada hari kedua, BPBD Kabupaten Jember menggelar simulasi penanganan darurat bencana gempa bumi yang diikuti siswa, guru, dan seluruh unsur sekolah. Dalam simulasi tersebut, peserta dilatih melakukan prosedur evakuasi mandiri, penyelamatan diri, hingga penanganan awal korban secara cepat dan tepat.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami langkah mitigasi bencana serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya budaya siaga bencana di lingkungan sekolah.
Kepala SMP Al Baitul Amien, Elvia Fadjar Iqzani, S.Pd.,Gr., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program SPAB yang dinilai sangat penting dalam membentuk kesiapsiagaan siswa maupun tenaga pendidik.
“Program ini sangat bermanfaat karena memberikan pengalaman langsung kepada siswa dan guru tentang bagaimana menghadapi situasi darurat bencana. Kami berharap budaya sadar bencana dapat terus tumbuh di lingkungan sekolah sehingga seluruh warga sekolah lebih siap dan tidak panik ketika menghadapi kondisi darurat,” ujarnya.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa maupun guru dalam mitigasi dan penanganan bencana. Tim Siaga Bencana Sekolah juga dinilai semakin siap dalam menjalankan prosedur evakuasi dan penanganan darurat di lingkungan sekolah.
BPBD Kabupaten Jember menegaskan bahwa program SPAB menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun ketangguhan masyarakat sejak usia sekolah, sekaligus memperkuat kapasitas pengurangan risiko bencana di Kabupaten Jember. (bob)