logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Kenalkan Dasar-Dasar Search and Rescue kepada Korps Kadet Republik Indonesia

  • 27 Juni 2026
  • Dibaca 45 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-kenalkan-dasar-dasar-search-and-rescue-kepada-korps-kadet-republik-indonesia-20260627

BPBD Jember Kenalkan Dasar-Dasar Search and Rescue kepada Korps Kadet Republik Indonesia

JEMBER, 27 JUNI 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember memberikan sosialisasi pengenalan Search and Rescue (SAR) kepada puluhan peserta dari Korps Kadet Republik Indonesia di Pusdiklatcab Cadika, Sabtu, 27 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman generasi muda terhadap penanganan kedaruratan dan kebencanaan sejak dini.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Undangan Komando Distrik Militer Nomor B/840/VI/2026 tentang permohonan bantuan pemateri. Sebanyak 61 peserta mengikuti rangkaian materi yang disampaikan oleh tim dari BPBD Kabupaten Jember.

Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Komandan Kodim 0824 Jember Letnan Kolonel Infanteri Rifqi Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P. Dalam kesempatan itu, peserta diajak memahami pentingnya kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat melalui penguatan pengetahuan dan keterampilan dasar pencarian serta pertolongan.

Materi pertama bertajuk Pengenalan SAR dan Siklus SAR disampaikan oleh Tim Reaksi Cepat BPBD Jember, Muhammad Qoidul Umam, S.T. Materi tersebut membahas konsep dasar operasi SAR, tujuan pelaksanaan SAR, tahapan atau siklus pelaksanaan pencarian dan pertolongan, hingga prinsip-prinsip yang diterapkan dalam setiap operasi penyelamatan.

Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Naringga Manggala Putra, S.M. yang mengulas tentang pengenalan triage, prinsip 3A, serta pengenalan peralatan operasi SAR. Peserta juga dikenalkan pada klaster kebencanaan, syarat penghentian operasi SAR, jenis-jenis operasi penyelamatan, serta komponen yang terlibat dalam penanganan keadaan darurat.

Sesi dilanjutkan dengan tanya jawab yang dipandu oleh Didi Teguh Dwi Santoso, S.Sos. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama diskusi berlangsung. Berbagai pertanyaan muncul terkait prosedur penyelamatan, penggunaan alat, hingga langkah awal yang harus dilakukan saat menghadapi kondisi bencana.

Muhammad Qoidul Umam, mengatakan bahwa edukasi SAR menjadi bekal penting bagi generasi muda agar memiliki kesiapsiagaan dan pemahaman yang benar ketika menghadapi kondisi darurat.

“Melalui sosialisasi ini, peserta tidak hanya mengenal konsep SAR secara teori, tetapi juga memahami bagaimana prinsip keselamatan dan koordinasi menjadi bagian utama dalam setiap proses pencarian dan pertolongan. Harapannya, pengetahuan ini dapat menjadi bekal awal untuk membentuk karakter tangguh dan responsif terhadap situasi kebencanaan,” ujar Qoidul.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan menjadi ruang kolaborasi antara BPBD Kabupaten Jember, unsur TNI, serta Korps Kadet Republik Indonesia dalam memperkuat budaya sadar bencana dan kesiapsiagaan di lingkungan generasi muda. (tgh)

Galeri Foto