Bundesma Sumbermakmur di Jamintoro Kedatangan Tim Monitoring dari Kecamatan Sumberbaru
- 21 Oktober 2026
- Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
Bundesma Sumbermakmur di Jamintoro Kedatangan Tim Monitoring dari Kecamatan Sumberbaru
JEMBER, 21 OKTOBER 2026 – Pemerintah Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, terus mendorong penguatan tata kelola Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bundesma) sebagai salah satu upaya meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring Bundesma Sumbermakmur yang berkaitan dengan pengembangan potensi ekonomi Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru, Rabu 20 Oktober 2026.
Kegiatan monitoring tersebut dihadiri Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sumberbaru Rokhmatullah Hadi Witono, S.P., Plh. Kasi Pemerintahan Suwardi, S.Sos., Kasi PMKS Suhartatik, S.Sos., serta Pendamping Desa Kecamatan Sumberbaru, Etik Haryani.
Monitoring ini menjadi bagian dari upaya pembinaan dan evaluasi terhadap pengelolaan Bundesma, terutama untuk melihat perkembangan usaha, pelaksanaan program kerja, administrasi kelembagaan, serta kesesuaian antara perencanaan dan realisasi kegiatan di lapangan.
Keberadaan Bundesma Sumbermakmur diharapkan mampu menjadi instrumen penguatan ekonomi antar desa melalui pengelolaan usaha bersama yang terencana, transparan, dan berkelanjutan. Dalam konteks Desa Jamintoro, pengembangan kelembagaan ekonomi tersebut perlu diarahkan agar dapat mendukung potensi lokal, membuka peluang usaha, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sekcam Kecamatan Sumberbaru, Rokhmatullah, S.P., menegaskan bahwa monitoring merupakan bagian penting dalam memastikan pengelolaan Bundesma berjalan sesuai tujuan pembentukannya.
“Monitoring ini penting untuk mengetahui perkembangan pengelolaan Bundesma, sekaligus memastikan kegiatan usaha dilaksanakan secara tertib, profesional, dan akuntabel. Kami berharap Bundesma Sumbermakmur dapat terus berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, termasuk masyarakat Desa Jamintoro,” ujarnya.
Menurutnya, pengelolaan Bundesma tidak cukup hanya berorientasi pada keberlangsungan usaha, tetapi juga harus memperhatikan kualitas tata kelola, keterbukaan administrasi, serta kejelasan pertanggungjawaban setiap kegiatan. Dengan demikian, keberadaan Bundesma dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi desa-desa yang terlibat.
Sementara itu, Pendamping Desa Kecamatan Sumberbaru, Etik Haryani, menyampaikan bahwa pendampingan dan monitoring diperlukan untuk mendorong pengelola Bundesma menjalankan kelembagaan usaha secara lebih terarah.
“Monitoring menjadi sarana evaluasi untuk melihat kesesuaian antara program kerja dan pelaksanaannya di lapangan, termasuk kelengkapan dokumen pertanggungjawaban. Pengelola juga perlu memperhatikan kewajiban pelaporan serta pelaksanaan Musyawarah Desa Pertanggungjawaban sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Ia berharap hasil monitoring dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengelola Bundesma Sumbermakmur untuk memperbaiki kekurangan, meningkatkan kualitas administrasi, serta menyusun langkah pengembangan usaha yang lebih efektif.
Melalui sinergi pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan pendamping desa, penguatan Bundesma Sumbermakmur diharapkan mampu mendukung pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan ekonomi desa yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (jh8)