Bunga Desaku Mini di Jumerto, Warga Dapat Kepastian Akses UHC dan Informasi Insentif Ketua Kelompok Pengajian
- 11 Juli 2026
- Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
Bunga Desaku Mini di Jumerto, Warga Dapat Kepastian Akses UHC dan Informasi Insentif Ketua Kelompok Pengajian
JEMBER, 11 JULI 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif, transparan, dan langsung menyentuh kebutuhan dasar warga. Melalui program inovatif "Bunga Desaku Mini" yang digelar di Balai Desa Jumerto, Kecamatan Patrang, Sabtu 11 Juli 2026, Pemkab Jember langsung memberikan kepastian terkait dua program yang paling ditunggu masyarakat: jaminan kesehatan gratis (Universal Health Coverage/UHC) dan insentif Ketua Kelompok Pengajian.
Dalam forum dialog interaktif yang berjalan hangat tersebut, warga Desa Jumerto memanfaatkan kesempatan untuk bertanya langsung kepada para pemangku kebijakan. Topik mengenai mekanisme berobat gratis menggunakan UHC menjadi salah satu hal yang paling banyak menyita perhatian.
Perwakilan Puskesmas Banjarsengon, drg. Driana Desy, M.Kes., menegaskan bahwa komitmen Pemkab Jember dalam memberikan jaminan kesehatan kini jauh lebih praktis dan tidak berbelit-belit.
"Masyarakat tidak perlu khawatir atau bingung mendaftar jauh-jauh hari. Jika membutuhkan pelayanan kesehatan, cukup bawa KTP dan Kartu Keluarga (KK) asli Kabupaten Jember ke Puskesmas atau rumah sakit. Petugas kami akan langsung membantu memverifikasi data dan mengaktifkan kepesertaan UHC saat itu juga," ujar Driana secara gamblang di hadapan warga.
Selain urusan kesehatan, Pemkab Jember juga memberikan jawaban transparan mengenai perkembangan program insentif bagi Ketua Kelompok Pengajian. Respons cepat ini menjadi bukti bahwa pemerintah mendengarkan aspirasi para tokoh agama di tingkat desa.
Perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Bagkesra) Kabupaten Jember, Wahida Briliansyah, S.Kom., M.P., menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang bekerja keras menyelesaikan proses rekapitulasi dan validasi data. Langkah krusial ini diambil demi memastikan bantuan keuangan tersebut jatuh ke tangan yang tepat secara akuntabel.
"Proses administrasi terus kami kebut. Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan pencairan insentif Ketua Kelompok Pengajian ini dapat direalisasikan paling lambat pada Oktober tahun ini. Kami memohon doa dan kesabaran warga agar seluruh tahapan validasi ini selesai dengan bersih dan tepat sasaran," ungkap Wahida.
Program Bunga Desaku Mini di Desa Jumerto ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, perwakilan RSD dr. Soebandi Jember, unsur ormas, serta tokoh masyarakat setempat.
Melalui kehadiran langsung para pejabat lintas sektor ini, Pemkab Jember tidak hanya sekadar menyosialisasikan program unggulan seperti Peta Cinta, Beasiswa Cinta Bergema, dan Gerobak Cinta, tetapi juga sukses memangkas jarak birokrasi demi mewujudkan pelayanan yang lebih dekat, hangat, dan solutif bagi masyarakat. (bhi)