logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberbaru

Camat Sumberbaru Dukung Kebijakan Belajar Daring, Bantu Kurangi Mobilitas di Tengah Kelangkaan BBM

  • 10 September 2026
  • Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
camat-sumberbaru-dukung-kebijakan-belajar-daring-bantu-kurangi-mobilitas-di-tengah-kelangkaan-bbm-20260911

Camat Sumberbaru Dukung Kebijakan Belajar Daring, Bantu Kurangi Mobilitas di Tengah Kelangkaan BBM

JEMBER, 10 SEPTEMBER 2026 - Kebijakan Pemerintah Kabupaten Jember menerapkan pembelajaran secara daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mendapat apresiasi dari Camat Sumberbaru, Mohamad Faridj Wadjdi, S.Sos.

Kebijakan tersebut diberlakukan pada 10 hingga 12 September 2026 sebagai langkah menghadapi belum normalnya distribusi BBM yang menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU di Kabupaten Jember.

Bupati Jember Muhammad Fawait menjelaskan, pembelajaran daring menjadi salah satu langkah untuk mengurangi mobilitas masyarakat sekaligus menekan konsumsi BBM selama kondisi distribusi belum kembali normal. Pemerintah juga menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi ASN.

Menurut Camat Sumberbaru, kebijakan tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah terhadap kondisi yang sedang dihadapi masyarakat.

“Kami mengapresiasi kebijakan Bupati Jember. Pembelajaran daring bukan hanya menjaga proses pendidikan tetap berjalan, tetapi juga menjadi langkah untuk mengurangi mobilitas dan penggunaan BBM di tengah situasi yang belum normal,” ujar Faridj.

Ia menilai kebijakan tersebut perlu didukung bersama, termasuk oleh masyarakat di Kecamatan Sumberbaru. Dengan berkurangnya aktivitas perjalanan menuju sekolah, diharapkan penggunaan kendaraan dan konsumsi BBM juga dapat ditekan.

Kebijakan ini sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berupaya menyelesaikan persoalan BBM dari sisi pasokan, tetapi juga mengatur mobilitas masyarakat agar tekanan terhadap kebutuhan BBM dapat dikurangi.

Sebelumnya, Pemkab Jember telah menyiapkan skema WFH dan pembelajaran daring apabila antrean BBM semakin panjang dan mengganggu mobilitas warga.

“Intinya, kita bersama-sama membantu pemerintah menghadapi kondisi ini. Aktivitas pendidikan tetap berjalan, tetapi mobilitas bisa dikurangi. Semoga distribusi BBM segera kembali normal dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” tambah Faridj.

Di sisi lain, perhatian pemerintah terhadap masyarakat Sumberbaru juga terus berjalan melalui pelayanan langsung. Dalam program Bunga Desaku di Sumberbaru, Pemkab Jember bahkan mengintegrasikan penanganan RTLH dengan layanan Home Care, sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dengan demikian, kebijakan belajar daring menjadi bagian dari langkah bersama: mengurangi mobilitas, menghemat BBM, menjaga pendidikan tetap berjalan, sekaligus memastikan pelayanan masyarakat tidak berhenti di tengah situasi sulit. (jh8)

Galeri Foto