Semangat Kartini Mengalir di Nadi Kader Posyandu: Pertemuan Rutin Bulanan di Pendopo Kelurahan Kepatihan Berlangsung Khidmat dan Meriah, Seluruh Kader Berkebaya Anggun
- 29 April 2026
- Dibaca 103 Kali
Bagikan Via:
Semangat Kartini Mengalir di Nadi Kader Posyandu: Pertemuan Rutin Bulanan di Pendopo Kelurahan Kepatihan Berlangsung Khidmat dan Meriah, Seluruh Kader Berkebaya Anggun
Kelurahan Kepatihan , pada tanggal 28 April 2026 – Pagi itu, Selasa suasana di Pendopo Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, terasa berbeda dari biasanya. Sejak pukul 07.00 WIB, satu per satu perempuan tangguh dengan balutan kebaya beraneka warna dan motif mulai berdatangan. Ada yang mengenakan kebaya kutu baru berwarna sage, ada yang memilih kebaya encim merah marun, tak sedikit pula yang tampil modern dengan kebaya brokat pastel dipadu kain batik Jember. Mereka adalah 120 orang kader Pos Pelayanan Terpadu dari 26 Rukun Warga se-Kelurahan Kepatihan. Hari itu bukan sekadar pertemuan rutin bulanan. Kegiatan yang biasanya diisi evaluasi program dan pencatatan laporan, kali ini dikemas secara khusus untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April. Mengusung tema “Dengan Semangat Kartini, Kader Posyandu Berdaya untuk Jember Sehat dan Bebas Stunting”, seluruh rangkaian acara didesain untuk membangkitkan kembali nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini dalam konteks kekinian: perjuangan di bidang kesehatan ibu dan anak.
Ketua TP PKK Kelurahan Kepatihan, Ny. Dian Asih Awan Sugiarto, mengungkapkan bahwa gagasan menggelar pertemuan rutin bertema Kartini sudah dimatangkan sejak sebulan lalu dalam rapat koordinasi PKK. “Kami ingin agar kader tidak jenuh dengan rutinitas laporan. Momentum Hari Kartini ini kami jadikan sebagai penyegar semangat. Kartini dulu berjuang lewat tulisan, kader sekarang berjuang lewat timbangan, alat ukur tinggi badan, dan edukasi di meja 4,” jelasnya sambil merapikan selendang batiknya. Tepat pukul 07.30 WIB, registrasi dibuka. Uniknya, meja registrasi dijaga oleh kader yang mengenakan kebaya ala Kartini dan buku tebal di tangan. Setiap kader yang hadir tidak hanya mengisi daftar hadir tetapi juga mengajukan satu nama untu ikut ikut fashion show nantinya. acarapun berlangsung dan tanpa terasa Kemeriahan puncak terjadi. Setiap RW mengirimkan 1 perwakilan untuk lomba peragaan kebaya. Peserta pun beraksi dengan berjalan dengan lenggak-lenggoknya, berdurasi 1 menit. Gelak tawa dan tepuk tangan riuh setiap kali peserta tampil. Dewan juri yang terdiri dari Lurah, Ketua TP PKK, dan Kepala Puskesmas, tampak kesulitan menentukan pemenang karena semua tampil totalitas. Akhirnya, Juara 1 diraih oleh Tim Posyandu. Lurah juga berpesan agar semangat Kartini tidak berhenti hari ini. “Bulan Agustus depan kita ada Bulan Penimbangan Balita. Saya minta panjenengan semua jadi motor penggerak ", Ucapnya.