logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Lewat Pengajian Nurul Aisyah, Lurah Jember Lor Ajak Perempuan Bijak Hadapi Era Digital

  • 16 April 2026
  • Dibaca 183 Kali
Bagikan Via:
lewat-pengajian-nurul-aisyah-lurah-jember-lor-ajak-perempuan-bijak-hadapi-era-digital-20260417

Lewat Pengajian Nurul Aisyah, Lurah Jember Lor Ajak Perempuan Bijak Hadapi Era Digital

JEMBER, 16 APRIL 2026 – Pengajian rutin Nurul Aisyah di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, kembali digelar usai libur Hari Raya Idulfitri. Kegiatan bulanan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan, khususnya bagi kaum perempuan di tengah dinamika perkembangan zaman.

Lurah Jember Lor, Zaim Ilmi, menyampaikan bahwa pengajian kali ini mengangkat tema “Emansipasi Perempuan” dengan menghadirkan penceramah Ustaz H. Suhaeri. Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi saat ini, di mana perempuan dihadapkan pada pesatnya perkembangan teknologi.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Suhaeri menekankan pentingnya perempuan memahami kodratnya tanpa mengabaikan peran strategis di era milenial. Ia juga mengingatkan agar kemajuan teknologi, khususnya penggunaan telepon genggam, dimanfaatkan secara bijak tanpa melupakan nilai moral dan ajaran agama.

“Perempuan saat ini memiliki peluang besar untuk berkembang, namun tetap harus menjaga jati diri dan tidak larut dalam dampak negatif teknologi,” ujarnya.

Pesan tersebut diperkuat oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jember Lor, Nursyamsida Tohari, SE, MM. Ia menegaskan bahwa semangat emansipasi perlu dimaknai secara luas, termasuk dalam memahami kesetaraan dan keadilan sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, semangat Kartini tidak hanya berhenti pada pendidikan formal, tetapi juga mencakup pendidikan informal yang mampu membentuk karakter dan kemandirian perempuan. Ia juga menekankan pentingnya menghargai hak-hak perempuan serta membuka ruang dialog terhadap berbagai isu sosial, termasuk kesetaraan gender.

“Perempuan harus terus belajar dan berkembang, baik melalui pendidikan formal maupun nonformal, agar mampu berkontribusi positif di lingkungan keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.

Pengajian Nurul Aisyah menjadi salah satu wadah pembinaan rutin yang konsisten digelar di Kelurahan Jember Lor. Kegiatan ini dilaksanakan setiap tanggal 10 setiap bulan dan diikuti oleh perwakilan ibu-ibu dari seluruh RW, dengan jumlah peserta sekitar 60 hingga 70 orang.

Dengan kembali digelarnya pengajian ini, diharapkan mampu memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kesadaran perempuan dalam menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan. (rus)

Galeri Foto