Cegah DBD, Kecamatan Mayang Rutin Gelar PSN di Tujuh Desa
- 26 April 2026
- Dibaca 163 Kali
Bagikan Via:
Cegah DBD, Kecamatan Mayang Rutin Gelar PSN di Tujuh Desa
JEMBER, 26 APRIL 2026 – Upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) terus digencarkan. Pemerintah Kecamatan Mayang bersama tenaga kesehatan dan kader melakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin di wilayah desa, salah satunya di Tulip 09 Dusun Tegalgusi, Desa Mayang, Jumat 24 April 2026.
Kegiatan ini melibatkan staf Kecamatan Mayang, kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik), bidan desa, serta Tim PSN 09 dari Puskesmas Mayang. Aksi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi meluasnya penyebaran virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama penyakit DBD.
Camat Mayang, Adi Kusnandar, menjelaskan bahwa kegiatan PSN dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat di tujuh desa secara bergiliran.
“Kegiatan PSN ini kami lakukan secara berkelanjutan di seluruh desa di Kecamatan Mayang. Tujuannya untuk mencegah penyebaran DBD, terutama saat musim penghujan, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Adi.
Ia menambahkan, upaya pencegahan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, kami berkolaborasi dengan Puskesmas Mayang dan seluruh elemen masyarakat agar upaya pencegahan ini berjalan maksimal,” imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mengedukasi warga mengenai gerakan 3M Plus sebagai langkah efektif memberantas sarang nyamuk.
Gerakan 3M meliputi menguras atau membersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi dan ember, menutup rapat tempat penampungan air seperti drum dan toren, serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Sementara itu, langkah “Plus” mencakup berbagai upaya tambahan, seperti menaburkan larvasida (bubuk abate) pada tempat yang sulit dibersihkan, menggunakan obat anti-nyamuk, memakai kelambu saat tidur, memelihara ikan pemakan jentik, serta menanam tanaman pengusir nyamuk.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mengatur pencahayaan dan ventilasi rumah, serta menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang dapat menjadi tempat hinggap nyamuk.
Dengan kegiatan rutin ini, diharapkan angka kasus DBD di wilayah Kecamatan Mayang dapat ditekan, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.