logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberbaru

Tim Peta Cinta Jemput Bola ke Rumah Janda Lansia di Yosorati, Pemkab Jember Pastikan Warga Rentan Miliki KTP

  • 07 Mei 2026
  • Dibaca 125 Kali
Bagikan Via:
tim-peta-cinta-jemput-bola-ke-rumah-janda-lansia-di-yosorati-pemkab-jember-pastikan-warga-rentan-miliki-ktp-20260508

Tim Peta Cinta Jemput Bola ke Rumah Janda Lansia di Yosorati, Pemkab Jember Pastikan Warga Rentan Miliki KTP

JEMBER, 07 MEI 2026 – Program pelayanan jemput bola administrasi kependudukan kembali menyentuh warga rentan di Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Kali ini, Tim Peta Cinta Kecamatan Sumberbaru mendatangi rumah Fatmina, seorang janda lanjut usia yang tinggal di Dusun Krajan Lor RT 03 RW 015, Desa Yosorati, untuk melakukan perekaman KTP elektronik secara langsung di kediamannya.

Kedatangan tim disambut haru dan penuh rasa syukur oleh Fatmina dan keluarganya. Melalui keponakannya, Susanti, keluarga menyampaikan bahwa selama ini Fatmina kerap mengalami kesulitan karena tidak memiliki KTP sebagai identitas resmi. Kondisi tersebut membuatnya terkendala dalam mengakses berbagai bantuan pemerintah maupun layanan administrasi lainnya.

Susanti menuturkan, kondisi ekonomi Fatmina tergolong sangat memprihatinkan. Rumah sederhana dengan perabotan seadanya menjadi gambaran kehidupan sehari-hari perempuan lansia tersebut. Menurutnya, jika dilihat dari kondisi sosial ekonomi, Fatmina termasuk kategori masyarakat Desil 1 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

“Selama ini bibi saya sering kesulitan karena tidak punya KTP. Kadang saat ada pendataan bantuan, identitas menjadi kendala. Kami sangat bersyukur karena Tim Peta Cinta datang langsung ke rumah dan melayani dengan sangat baik,” ujar Susanti, Kamis 07 Mei 2026.

Ia juga mengapresiasi sikap para petugas yang dinilai ramah dan penuh kesabaran selama proses perekaman berlangsung. Mengingat usia Fatmina yang sudah lanjut, proses pelayanan membutuhkan pendekatan yang telaten dan penuh perhatian.

“Tim Peta Cinta sangat baik, sabar, dan selalu tersenyum saat melayani. Mereka mendampingi tahap demi tahap proses perekaman sampai selesai,” katanya.

Camat Sumberbaru, Mohamad Faridj Wadjdi S.Sos., mengatakan bahwa program Peta Cinta merupakan bentuk nyata pelayanan publik yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan. Menurutnya, pemerintah harus hadir secara langsung untuk membantu masyarakat yang selama ini kesulitan menjangkau layanan administrasi.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat rentan, khususnya lansia dan warga kurang mampu, tetap mendapatkan hak administrasi kependudukan. KTP sangat penting karena menjadi dasar akses terhadap bantuan sosial, layanan kesehatan, dan berbagai pelayanan pemerintah lainnya,” ujar Faridj.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Sumberbaru terus mendorong pelayanan jemput bola hingga ke pelosok desa agar tidak ada lagi warga yang terabaikan hanya karena keterbatasan usia, kondisi fisik, maupun ekonomi.

Sementara itu, Bupati Jember Gus Fawait menyampaikan bahwa pelayanan administrasi kependudukan harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama warga miskin dan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah.

“Pemerintah tidak boleh menunggu masyarakat datang, tetapi harus hadir langsung membantu warga yang membutuhkan. Program jemput bola seperti Peta Cinta ini adalah bentuk pelayanan yang humanis dan harus terus diperkuat,” kata Gus Fawait.

Menurutnya, kepemilikan dokumen kependudukan menjadi hal mendasar dalam upaya perlindungan sosial masyarakat. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Jember terus mendukung pelayanan administrasi yang cepat, mudah, dan menjangkau hingga tingkat dusun.

Program Peta Cinta Kecamatan Sumberbaru sendiri terus mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai mampu menghadirkan pelayanan yang tidak hanya administratif, tetapi juga penuh empati dan kepedulian terhadap warga kecil.(jh8)

Galeri Foto