Dari Pinggiran ke Pusat Perhatian: Bakesbangpol Nilai MPP Mini Akhiri Ketimpangan Layanan di Jember
- 04 Mei 2026
- Dibaca 118 Kali
Bagikan Via:
Dari Pinggiran ke Pusat Perhatian: Bakesbangpol Nilai MPP Mini Akhiri Ketimpangan Layanan di Jember
JEMBER, 04 MEI 2026 - Upaya Pemerintah Kabupaten Jember mendekatkan layanan publik ke wilayah pinggiran mulai menunjukkan arah transformasi yang signifikan. Peresmian Mall Pelayanan Publik (MPP) Mini di Kecamatan Tanggul oleh Bupati Jember Muhammad Fawait, Senin 04 Mei 2026, dinilai menjadi langkah konkret mengakhiri ketimpangan akses layanan antara pusat kota dan daerah periphery.
Peresmian tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Jember, Penjabat Sekretaris Daerah, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D), serta unsur Muspika Kecamatan Tanggul. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menandai keseriusan pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih inklusif dan merata.
MPP Mini ini menjadi terobosan strategis Pemkab Jember dalam mempermudah akses layanan bagi masyarakat. Pada tahap awal, pembangunan dilakukan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Jombang, Kecamatan Tanggul, dan Kecamatan Mayang. Sementara untuk wilayah utara Jember, pemerintah masih melakukan kajian untuk menentukan lokasi paling tepat agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
Konsep MPP Mini mengintegrasikan berbagai layanan lintas instansi dalam satu lokasi. Sejumlah layanan yang tersedia meliputi pelayanan pajak, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, hingga layanan Samsat. Dengan adanya integrasi ini, masyarakat tidak lagi harus berpindah-pindah tempat atau menempuh perjalanan jauh ke pusat kota hanya untuk mengurus dokumen administrasi.
Dalam sambutannya, Gus Fawait menegaskan bahwa kehadiran MPP Mini merupakan wujud nyata dari upaya menghadirkan keadilan pelayanan publik. Ia menyoroti selama ini warga di wilayah barat Jember, seperti Tanggul dan Sumberbaru, harus menempuh perjalanan cukup jauh ke pusat kota hanya untuk mengakses layanan dasar.
“Ini bagian dari ikhtiar kami menghadirkan keadilan. Warga di wilayah barat seperti Tanggul dan Sumberbaru tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota hanya untuk mengurus administrasi. Sekarang cukup datang ke kecamatan,” ujar Gus Fawait.
Lebih jauh, ia menyebut MPP Mini sebagai embrio “Pemkab Mini” yang ke depan akan semakin diperkuat. Sejumlah kepala OPD direncanakan akan berkantor secara bergilir di lokasi tersebut guna memastikan pelayanan berjalan cepat, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Langkah inovatif lainnya adalah kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Jember dengan Pengadilan Negeri Jember. Kolaborasi ini bertujuan menyederhanakan proses administrasi kependudukan yang selama ini membutuhkan putusan pengadilan. Melalui sistem daring, masyarakat nantinya dapat mengikuti proses persidangan atau pengesahan dokumen tanpa harus hadir langsung di pengadilan.
“Ke depan, kebutuhan putusan pengadilan terkait administrasi kependudukan bisa dilakukan secara daring melalui Zoom. Ini akan sangat memudahkan masyarakat,” jelasnya.
Inovasi ini diharapkan mampu memangkas waktu, biaya, serta beban administratif yang selama ini dirasakan masyarakat. Selain itu, digitalisasi layanan juga menjadi langkah adaptif pemerintah dalam menjawab tantangan pelayanan publik di era modern.
Di tempat terpisah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember, Lingga Diputra, S.Sos., menyambut positif kehadiran MPP Mini tersebut. Ia menilai program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik, tetapi juga memperkuat stabilitas sosial dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Menurutnya, kemudahan akses layanan akan mengurangi potensi keluhan sosial yang kerap muncul akibat birokrasi yang berbelit. Selain itu, kehadiran negara yang semakin dekat dengan masyarakat akan memperkuat rasa memiliki dan partisipasi warga dalam pembangunan daerah.
“MPP Mini ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan akan berdampak positif terhadap stabilitas sosial dan politik di daerah,” ungkapnya.
Dengan diresmikannya MPP Mini di Kecamatan Tanggul, Pemkab Jember optimistis dapat mendorong transformasi pelayanan publik yang lebih merata dan berkeadilan. Ke depan, program ini diharapkan terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah, sehingga seluruh masyarakat Jember dapat merasakan manfaat pelayanan yang cepat, mudah, dan terintegrasi.
Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa reformasi birokrasi di Kabupaten Jember tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi diwujudkan melalui kebijakan konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di akar rumput. (but)