logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tenaga Kerja

Disnaker Jember Bina LPK di Lima Lembaga Pelatihan Kerja Wilayah Mayang dan Kaliwates

  • 20 Agustus 2026
  • Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
disnaker-jember-bina-lpk-di-lima-lembaga-pelatihan-kerja-wilayah-mayang-dan-kaliwates-20260820

Disnaker Jember Bina LPK di Lima Lembaga Pelatihan Kerja Wilayah Mayang dan Kaliwates

JEMBER, 20 AGUSTUS 2026 – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jember menggelar Pembinaan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan ini menyasar lima lembaga pelatihan kerja yang tersebar di dua wilayah kecamatan di Kabupaten Jember.

Kelima lembaga tersebut meliputi Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Nurul Ulum Sumber Kejayan Mayang, BLKK Raudlatul Jannah Sumber Kejayan Mayang, dan BLKK Miftahul Ulum Sidomukti Mayang. Selain itu, pembinaan juga dilakukan di LPK Muslimat NU Talangsari Kaliwates serta LPK Mas Citra Perum Nusantara Kaliwates.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Disnaker Kabupaten Jember untuk memastikan seluruh LPK beroperasi sesuai dengan standar mutu dan ketentuan yang berlaku. Pembinaan dilakukan secara langsung guna memperoleh gambaran nyata terkait kondisi operasional, kualitas pelatihan, kelengkapan sarana-prasarana, hingga kesesuaian program dengan kebutuhan pasar kerja.

Pendekatan tatap muka di lapangan dinilai lebih efektif untuk mengidentifikasi masalah sekaligus memberikan solusi yang tepat sasaran bagi setiap lembaga.

Staf Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Kabupaten Jember, Raswanari, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pembinaan rutin menjadi instrumen penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas layanan pelatihan kerja di wilayah Jember.

"Pembinaan ini kami lakukan untuk memastikan setiap LPK dan BLKK di Kabupaten Jember dapat menjalankan fungsinya secara optimal sesuai dengan standar. Kami hadir bukan hanya untuk mengevaluasi, melainkan juga memberikan arahan, solusi, dan dukungan agar lembaga-lembaga ini terus berkembang serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten," ujar Raswanari.

Ia menekankan bahwa LPK berbasis komunitas dan pondok pesantren memiliki peran strategis dalam menjangkau masyarakat yang belum tersentuh lembaga pelatihan formal. Oleh karena itu, pembinaan terhadap lembaga-lembaga tersebut menjadi prioritas utama.

"BLKK berbasis pesantren memiliki keunggulan dalam menjangkau masyarakat akar rumput. Dengan pembinaan yang tepat dan berkelanjutan, kami yakin lembaga-lembaga ini dapat menjadi pusat pelatihan kerja yang andal dan dipercaya oleh masyarakat," tambahnya.

Melalui pembinaan berkala ini, Disnaker Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas seluruh LPK demi terwujudnya ekosistem pelatihan kerja yang kuat, merata, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (awh)

Galeri Foto