Dispendik Jember Studi Banding ke LPPD Jatim, Matangkan Tata Kelola Beasiswa ke Luar Negeri
- 22 Oktober 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Dispendik Jember Studi Banding ke LPPD Jatim, Matangkan Tata Kelola Beasiswa ke Luar Negeri
SURABAYA, 22 OKTOBER 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pendidikan terus mematangkan langkah untuk mewujudkan program beasiswa bagi mahasiswa asal Jember yang ingin menempuh pendidikan ke luar negeri. Upaya tersebut dilakukan melalui studi banding tata kelola program beasiswa ke Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil rapat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Jember pada 13 Oktober 2026 mengenai rencana kerja sama pemberian beasiswa mahasiswa asal Jember ke luar negeri.
Studi banding tersebut diikuti Kepala Bidang Sekolah Dasar (Kabid SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Abdullah, perwakilan Kabid Sekolah Menengah Pertama (SMP), Mohammad Fattah, serta Kabid Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (PAUD dan PNF), Ghozali.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mempelajari tata kelola program beasiswa, mulai dari mekanisme pengelolaan, pola kerja sama, hingga langkah strategis yang diperlukan untuk memperluas akses pendidikan bagi generasi muda Jember.
Langkah tersebut sejalan dengan arahan Bupati Jember, Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat. Pengembangan peluang beasiswa ke luar negeri diharapkan menjadi salah satu jalan untuk mempersiapkan generasi Jember agar mampu bersaing di tingkat global.
Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Abdullah M.pd, mengatakan studi banding ini menjadi kesempatan untuk mempelajari sistem pengelolaan beasiswa secara lebih terarah agar rencana pengembangan program dapat dipersiapkan dengan baik.
“Studi banding ini menjadi langkah awal untuk memperkuat pemahaman mengenai tata kelola beasiswa. Harapannya, hasil yang diperoleh dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program yang memberikan manfaat nyata bagi putra-putri Jember,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Kabid SMP, Mohammad Fattah S.pd, menilai perluasan akses pendidikan harus diiringi dengan persiapan sumber daya manusia yang matang. Menurutnya, kesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri perlu dibarengi dengan kesiapan akademik, kompetensi, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan pendidikan internasional.
“Peningkatan kualitas pendidikan perlu dipersiapkan sejak dini. Kami berharap langkah ini dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Jember untuk mengembangkan potensi dan meraih pendidikan yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Kepala Bidang PAUD dan PNF, Muhammad Ghozali, S.Pd., menambahkan bahwa pembangunan pendidikan membutuhkan kesinambungan dari berbagai jenjang. Karena itu, upaya memperluas akses beasiswa menjadi bagian dari visi jangka panjang untuk membangun generasi yang unggul dan berdaya saing.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi daerah. Kami berharap ikhtiar ini dapat mendukung lahirnya generasi Jember yang memiliki kompetensi, wawasan luas, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan,” tuturnya.
Melalui studi banding ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Jember berharap dapat menghimpun referensi dan masukan untuk menyusun langkah lanjutan dalam pengembangan program beasiswa mahasiswa ke luar negeri. Hasil kajian tersebut diharapkan menjadi bekal dalam membangun kerja sama yang tepat, terukur, dan berkelanjutan.
Upaya ini sekaligus memperkuat semangat Jember Baru, Jember Maju, dengan menempatkan pendidikan sebagai fondasi penting pembangunan daerah. Melalui akses pendidikan yang semakin luas, Pemerintah Kabupaten Jember berupaya membuka jalan bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik dan membawa kemajuan bagi daerahnya. (hz)