DPRKPLH Jember Percepat Izin Lingkungan SPBU Arjasa, Pastikan Usaha Ramah Lingkungan
- 16 Maret 2026
- Dibaca 181 Kali
Bagikan Via:
DPRKPLH Jember Percepat Izin Lingkungan SPBU Arjasa, Pastikan Usaha Ramah Lingkungan
JEMBER, 16 MARET 2026 – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember memfasilitasi pemenuhan ketentuan serta kewajiban perizinan lingkungan/Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) bagi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di Kecamatan Arjasa.
Kegiatan ini melibatkan pendampingan verifikasi dokumen, diskusi dengan pengelola, dan inspeksi lapangan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, baru-baru ini.
Tim DPRKPLH yang terdiri atas Hary Basuki, Eka Agustina, Siswanto, dan Andi Maulana, melakukan pemeriksaan langsung di ruang administrasi SPBU, termasuk review dokumen izin, pengecekan sarana pengelolaan limbah B3, serta pencegahan pencemaran tanah dan air akibat operasional pompa bensin.
Pendampingan ini sejalan dengan komitmen DPRKPLH pasca-penggabungan DLH menjadi DPRKPLH pada 2026, untuk mempercepat layanan perizinan usaha ramah lingkungan di Jember.
Pengendalian Dampak Lingkungan DPRKPLH Jember, Hary Basuki mengatakan, bahwa verifikasi lapangan fokus pada pengelolaan limbah B3 dan pencegahan tumpah bahan bakar. "Pengelola SPBU Arjasa sangat kooperatif, dan kami siap bantu hingga izin lengkap diterbitkan,” ujarnya.
Di sisi lain, pengelola SPBU Pertamina Arjasa menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas fasilitasi yang diberikan oleh DPRKPLH Jember.
Menurutnya, pendampingan langsung ini sangat membantu pihaknya dalam memahami regulasi terbaru serta memenuhi kewajiban lingkungan secara cepat dan efisien. Hal ini krusial demi menjaga kepercayaan masyarakat sekitar serta memastikan ekosistem tetap terjaga dari dampak negatif operasional industri.
Kepala DPRKPLH Jember, Jupriono menerangkan, pihaknya berkomitmen memfasilitasi pelaku usaha seperti SPBU Arjasa agar memenuhi kewajiban PPLH secara cepat dan tepat.
"Ini juga mendukung investasi berkelanjutan sambil menjaga kelestarian lingkungan bagi masyarakat Jember," terangnya, saat diwawancarai pada Senin, 16 Maret 2026. (fag)