Dua Minggu Latihan Intensif, TK Al Hidayah 87 Wakili Kecamatan Ambulu di Lomba Tari Kunang-Kunang Kabupaten Jember
- 24 Juni 2026
- Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
Dua Minggu Latihan Intensif, TK Al Hidayah 87 Wakili Kecamatan Ambulu di Lomba Tari Kunang-Kunang Kabupaten Jember
Jember, 24 Juni 2026 – Semangat, kerja keras, dan keceriaan anak-anak terpancar dari penampilan peserta didik TK Al Hidayah 87 Kecamatan Ambulu saat mengikuti Lomba Tari Kunang-Kunang Taman Kanak-Kanak Kabupaten Jember yang digelar di Aula Lobi 1 Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Rabu (24/6/2026).
Mengenakan kostum kunang-kunang bernuansa hitam dan emas yang berkilauan, lima peserta didik tampil percaya diri membawakan tarian yang memadukan gerakan energik, ekspresi ceria, dan kekompakan yang memukau para penonton. Namun di balik penampilan yang memikat tersebut, terdapat proses latihan yang tidak singkat. Selama dua minggu terakhir, anak-anak bersama guru pendamping berlatih secara intensif demi memberikan penampilan terbaik sebagai wakil Kecamatan Ambulu.
Ajang yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Jember tersebut menjadi wadah bagi anak-anak usia dini untuk menyalurkan kreativitas, mengembangkan bakat seni, sekaligus membangun karakter percaya diri sejak dini.
Guru pendamping TK Al Hidayah 87, Laksmi, mengungkapkan bahwa persiapan dilakukan selama kurang lebih dua minggu dengan pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini.
Menurutnya, proses latihan tidak hanya berfokus pada hafalan gerakan, tetapi juga bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan agar anak-anak merasa nyaman dan menikmati setiap tahapan latihan.
“Kami berlatih selama dua minggu. Karena peserta masih usia TK, kami tidak ingin memberikan tekanan. Latihan kami kemas seperti bermain sehingga anak-anak tetap senang dan semangat datang setiap hari. Alhamdulillah mereka sangat antusias mengikuti setiap prosesnya,” ujar Laksmi.
Ia menjelaskan bahwa setiap latihan dimulai dengan kegiatan yang menyenangkan agar anak-anak lebih rileks. Setelah itu mereka diajak mengenal gerakan demi gerakan secara bertahap hingga akhirnya mampu menampilkan tarian secara utuh.
Tidak jarang para guru harus mengulang gerakan berkali-kali karena kemampuan setiap anak berbeda. Namun hal tersebut tidak menjadi hambatan karena seluruh tim memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan pengalaman terbaik bagi anak-anak.
“Yang kami bangun bukan hanya kemampuan menari, tetapi juga keberanian tampil di depan umum. Awalnya ada beberapa anak yang malu-malu, namun seiring latihan mereka semakin percaya diri. Melihat perkembangan itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami sebagai guru,” tambahnya.
Sebagai wakil Kecamatan Ambulu, TK Al Hidayah 87 membawa harapan besar dari masyarakat dan dunia pendidikan di wilayah tersebut. Dukungan orang tua menjadi faktor penting dalam proses persiapan. Mereka turut membantu menyiapkan kostum, mendampingi latihan, serta memberikan motivasi kepada putra-putri mereka.
Kekompakan antara guru dan orang tua inilah yang menjadi salah satu kunci keberhasilan persiapan tim tari kunang-kunang TK Al Hidayah 87. Meskipun waktu latihan hanya dua minggu, hasil yang ditampilkan di atas panggung mampu menunjukkan kesiapan dan kesungguhan seluruh tim.
Pada hari pelaksanaan lomba, suasana aula dipenuhi semangat dan antusiasme. Perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Jember hadir menampilkan kreasi tari terbaik mereka. Setiap peserta tampil dengan ciri khas dan kreativitas masing-masing, menciptakan suasana kompetisi yang sehat sekaligus penuh kegembiraan.
Ketika giliran TK Al Hidayah 87 tampil, sorak dukungan dari guru dan orang tua terdengar memenuhi ruangan. Anak-anak melangkah ke atas panggung dengan wajah ceria meskipun tampak sedikit gugup. Namun begitu musik dimainkan, mereka langsung menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Gerakan yang kompak, ekspresi yang hidup, serta kostum yang unik membuat penampilan mereka mendapat apresiasi dari para penonton. Banyak yang mengabadikan momen tersebut sebagai kenangan berharga sekaligus bentuk dukungan terhadap semangat anak-anak.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahyono, yang hadir membuka kegiatan secara resmi memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan guru yang telah bekerja keras mempersiapkan penampilan terbaik.
Menurut Arief, kegiatan seni seperti Lomba Tari Kunang-Kunang memiliki manfaat yang sangat besar bagi perkembangan anak usia dini karena mampu mengembangkan berbagai aspek kemampuan anak secara bersamaan.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya tentang seni tari. Anak-anak belajar keberanian, disiplin, kerja sama, kreativitas, dan kemampuan berkomunikasi. Semua itu merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang harus ditanamkan sejak usia dini,” kata Arief Tjahyono.
Dalam sambutannya, Arief juga mengingatkan seluruh peserta, guru, dan orang tua agar tidak memandang kegiatan ini semata-mata sebagai ajang perlombaan.
Menurutnya, hakikat pendidikan anak usia dini adalah memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan dunia anak.
“Saya ingin menegaskan bahwa ini bukan sekadar perlombaan. Anak-anak sedang bermain sambil menari di atas panggung. Yang terpenting bukan siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana mereka menikmati prosesnya, berani tampil, dan mendapatkan pengalaman berharga yang akan menjadi bekal di masa depan,” tegasnya.
Pernyataan tersebut mendapatkan sambutan positif dari para guru dan orang tua yang hadir. Mereka sepakat bahwa keberanian anak untuk tampil di atas panggung sudah menjadi prestasi yang patut dibanggakan.
Arief juga memberikan penghargaan khusus kepada para guru yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk melatih peserta didik.
“Di balik keberhasilan anak-anak tampil dengan baik hari ini ada dedikasi luar biasa dari para guru. Mereka tidak hanya mengajarkan gerakan tari, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak. Ini adalah kontribusi besar bagi dunia pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, bagi TK Al Hidayah 87, pengalaman mengikuti Lomba Tari Kunang-Kunang menjadi momen yang sangat berharga. Selain menjadi ajang unjuk bakat, kegiatan ini juga menjadi sarana belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.
Mereka belajar bekerja sama dalam kelompok, belajar mendengarkan arahan, belajar disiplin selama latihan, serta belajar mengatasi rasa gugup saat tampil di depan banyak orang. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang mereka.
Laksmi berharap pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berani mencoba hal-hal baru dan mengembangkan bakat yang mereka miliki.
“Kami bangga kepada seluruh anak-anak yang sudah tampil luar biasa. Mereka telah berusaha memberikan yang terbaik. Semoga pengalaman ini menjadi kenangan indah dan menjadi langkah awal untuk terus percaya diri dalam menunjukkan kemampuan mereka,” tuturnya.
Melalui kerja keras selama dua minggu, dukungan orang tua, serta bimbingan para guru, TK Al Hidayah 87 berhasil menunjukkan penampilan yang membanggakan sebagai wakil Kecamatan Ambulu. Lebih dari sekadar lomba, keikutsertaan mereka menjadi bukti bahwa pendidikan anak usia dini dapat menghadirkan proses belajar yang menyenangkan, kreatif, dan penuh makna.
Di bawah gemerlap tema kunang-kunang yang menghiasi panggung, anak-anak TK Al Hidayah 87 telah menunjukkan bahwa setiap anak memiliki cahaya dan potensi yang luar biasa. Dengan keberanian, semangat, dan keceriaan yang mereka tampilkan, mereka berhasil menjadi inspirasi bahwa pendidikan terbaik adalah pendidikan yang membuat anak bahagia saat belajar dan berkembang. (HZ)