logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Dukung Pengelolaan Limbah Mandiri, Kelurahan Kaliwates Perkuat Kolaborasi PKK dan Operator Sampah

  • 18 Juni 2026
  • Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
dukung-pengelolaan-limbah-mandiri-kelurahan-kaliwates-perkuat-kolaborasi-pkk-dan-operator-sampah-20260619

Dukung Pengelolaan Limbah Mandiri, Kelurahan Kaliwates Perkuat Kolaborasi PKK dan Operator Sampah

JEMBER, 18 JUNI 2026 – Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan menggelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah Mandiri untuk kedua kalinya. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kelurahan Kaliwates pada Kamis, 18 Juni 2026, tersebut tidak hanya melibatkan Tim Penggerak PKK, tetapi juga menghadirkan seluruh operator sampah yang bertugas di wilayah Kelurahan Kaliwates.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya menyelaraskan pemahaman dan memperkuat kolaborasi antara Tim Penggerak PKK, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, serta operator sampah dalam mendukung program pengelolaan sampah mandiri yang saat ini tengah dikembangkan di Kelurahan Kaliwates. Melalui sinergi yang kuat, pemerintah kelurahan berharap pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif mulai dari tingkat rumah tangga hingga proses pengangkutan sampah.

Lurah Kaliwates, Abdul Khamil, menjelaskan bahwa sosialisasi lanjutan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah kelurahan untuk mematangkan pemahaman seluruh pihak yang terlibat dalam program pengelolaan sampah. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada petugas kebersihan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat melalui perubahan perilaku dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah kelurahan kembali menegaskan peran strategis Tim Penggerak PKK sebagai ujung tombak edukasi di lingkungan masyarakat. PKK diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam menyampaikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya pemilahan sampah rumah tangga sesuai jenisnya, yakni sampah organik, anorganik, dan residu.

Sampah organik yang berasal dari sisa makanan maupun dedaunan dapat diolah menjadi kompos atau pupuk. Sementara sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan kembali atau didaur ulang. Adapun sampah residu yang tidak dapat diolah lebih lanjut akan dikumpulkan dan diangkut oleh operator sampah untuk dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Menurut Abdul Khamil, pola pengelolaan tersebut menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Selain memberikan penguatan kepada kader PKK, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi antara pemerintah kelurahan dan operator sampah. Kehadiran para operator dinilai penting agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai alur pengelolaan sampah serta pembagian tugas masing-masing dalam mendukung program yang sedang dijalankan.

"Melalui sosialisasi kedua ini kami ingin memastikan bahwa seluruh pihak memiliki pemahaman dan tujuan yang sama dalam pengelolaan sampah mandiri. Tim Penggerak PKK memiliki peran penting untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat memilah sampah dari rumah masing-masing. Sementara operator sampah menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan sampah residu yang nantinya dibawa ke TPA. Jika semua pihak bergerak bersama sesuai perannya, maka pengelolaan sampah di Kelurahan Kaliwates akan berjalan lebih optimal dan berkelanjutan," ujar Abdul Khamil.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program pengelolaan sampah tidak dapat dicapai dalam waktu singkat. Oleh karena itu, edukasi dan pendampingan kepada masyarakat akan terus dilakukan secara bertahap agar budaya memilah dan mengelola sampah dapat menjadi kebiasaan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Kelurahan Kaliwates berharap terbangun kesamaan persepsi dan komitmen antara pemerintah kelurahan, PKK, tokoh masyarakat, operator sampah, dan warga dalam menjalankan program pengelolaan sampah mandiri. Dengan kolaborasi yang semakin kuat, Kelurahan Kaliwates optimistis mampu mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan sekaligus memperkuat posisinya sebagai kelurahan yang aktif mengembangkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kabupaten Jember.

Galeri Foto