logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Rambipuji

Gema Selawat Buka Rakor Lintas Sektoral Rambipuji, Perkuat Sinergi Pembangunan Berbasis Nilai Religius

  • 01 Juli 2026
  • Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
gema-selawat-buka-rakor-lintas-sektoral-rambipuji-perkuat-sinergi-pembangunan-berbasis-nilai-religius-20260701

Gema Selawat Buka Rakor Lintas Sektoral Rambipuji, Perkuat Sinergi Pembangunan Berbasis Nilai Religius

JEMBER, 01 JULI 2026 - Pendopo Kecamatan Rambipuji diselimuti suasana religius yang khidmat sekaligus penuh semangat kebersamaan. Pemerintah Kecamatan Rambipuji menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral pada Rabu, 01 Juli 2026.

Menariknya, forum strategis yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) tingkat kecamatan ini diawali dengan lantunan selawat bersama, menghadirkan fondasi spiritual sebelum memasuki pembahasan agenda pembangunan dan keamanan wilayah.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Camat Rambipuji, Roni Herman Baza, ini dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), antara lain Danramil Rambipuji Kapten Mulyadi dan Kapolsek Rambipuji AKP Eko Yulianto. Turut hadir Ketua MWC NU Kecamatan Rambipuji Kiai H. Shoutul Azkiya, seluruh kepala desa, Ketua Tim Penggerak PKK desa se-Kecamatan Rambipuji, serta jajaran tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Pembukaan rapat dengan pembacaan selawat menjadi simbol bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kebijakan teknis dan program kerja fisik. Lebih dari itu, integrasi nilai-nilai keagamaan, doa, dan rasa kebersamaan merupakan fondasi utama yang krusial dalam menghadirkan pelayanan publik yang tulus dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Camat Rambipuji Roni Herman Baza menegaskan bahwa tantangan pembangunan daerah saat ini bergerak semakin dinamis dan kompleks. Guna menyikapi hal tersebut, komunikasi dan koordinasi antarlembaga harus terus diperkuat secara berkala agar setiap potensi persoalan di masyarakat dapat diidentifikasi dan diselesaikan sejak dini.

Roni menggarisbawahi bahwa kolaborasi aktif antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, Polri, ulama, serta organisasi kemasyarakatan merupakan modal sosial terbesar bagi Rambipuji. Kerja sama ini menjadi kunci utama untuk mewujudkan wilayah yang aman, tertib, maju, dan sejahtera.

"Keberhasilan pembangunan tidak mungkin dicapai secara sepihak oleh pemerintah. Dibutuhkan kerja sama serta komitmen nyata dari seluruh elemen agar setiap program yang kita gulirkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Roni di hadapan peserta rapat.

Ia juga menginstruksikan seluruh kepala desa untuk terus mengoptimalkan kualitas pelayanan publik. Kepala desa diminta mempererat koordinasi dengan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), RT, RW, TP PKK, hingga para kader, sekaligus menjaga hubungan yang harmonis dengan tokoh agama dan masyarakat sekitar.

Di samping itu, stabilitas keamanan dinilai sebagai prasyarat mutlak bagi percepatan pembangunan di Kecamatan Rambipuji. Oleh karena itu, Roni mengajak seluruh pihak untuk senantiasa merawat persatuan dan bersikap bijak agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif yang berpotensi memecah belah warga.

Senada dengan hal tersebut, Danramil Rambipuji Kapten Mulyadi menekankan pentingnya membangun kewaspadaan dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia berharap sinergi antara pemerintah desa dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) semakin solid agar setiap riak permasalahan di tingkat bawah dapat diredam dengan cepat.

Sementara itu, Kapolsek Rambipuji AKP Eko Yulianto mengingatkan para peserta untuk mewaspadai dinamika sosial di era digital, termasuk penyebaran informasi bohong (hoaks) dan tindak kriminalitas. Eko berharap para kepala desa dapat terus bermitra dengan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) untuk menjaga kondusivitas lingkungan.

Dari perspektif keagamaan, Ketua MWC NU Kecamatan Rambipuji Kiai H. Shoutul Azkiya menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan lahir dari keseimbangan spiritual. Menurutnya, tradisi mengawali kegiatan pemerintahan dengan selawat merupakan ikhtiar batin yang sangat baik, agar setiap kebijakan yang dihasilkan senantiasa membawa kemaslahatan dan keberkahan yang luas.

Selain berfungsi sebagai wadah penguatan komitmen, Rakor Lintas Sektoral ini juga diisi dengan evaluasi dan sinkronisasi program kerja triwulan. Isu-isu strategis, mulai dari peningkatan mutu pelayanan publik, optimalisasi pembangunan desa, pemberdayaan ekonomi domestik melalui TP PKK, hingga penguatan ketahanan pangan, menjadi fokus pembahasan utama.

Rakor ditutup dengan pernyataan komitmen bersama dari seluruh kepala desa dan elemen masyarakat untuk mengawal keberlanjutan program pembangunan secara gotong royong. Sinergi yang terjalin apik di Pendopo Kecamatan Rambipuji ini mengirimkan pesan kuat bahwa kemajuan wilayah hanya dapat diraih melalui komunikasi yang solid dan persatuan yang kokoh. (sai)

Galeri Foto