logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Panti

Hadir di Pelosok, Tim Gabungan Kecamatan Panti Jemput Bola Layani Disabilitas di Perkebunan Sentol

  • 18 Maret 2026
  • Dibaca 151 Kali
Bagikan Via:
hadir-di-pelosok-tim-gabungan-kecamatan-panti-jemput-bola-layani-disabilitas-di-perkebunan-sentol-20260319

Hadir di Pelosok, Tim Gabungan Kecamatan Panti Jemput Bola Layani Disabilitas di Perkebunan Sentol

JEMBER, 18 MARET 2026 - Semangat inklusivitas dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Panti yang bersinergi dengan Babinsa serta tenaga kesehatan. Pada Selasa, 17 Maret 2026, tim gabungan melaksanakan aksi "jemput bola" melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pendataan penyandang disabilitas di kawasan terpencil Perkebunan Sentol, Desa Suci, Kecamatan Panti.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan upaya nyata negara untuk memastikan hak-hak kesehatan warga negara terpenuhi tanpa terkecuali. Hal ini tetap dilakukan meski harus menjangkau warga yang tinggal di area perkebunan dengan akses geografis yang menantang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Panti, Hendra Kusuma, S.Sos., M.M., jajaran Babinsa dari Koramil Panti, perangkat Pemerintah Desa Suci, serta tim medis dari Puskesmas Panti. Kehadiran Babinsa menjadi krusial dalam kegiatan ini mengingat medan menuju beberapa titik hunian warga di Perkebunan Sentol memerlukan penguasaan wilayah yang baik serta pendekatan persuasif kepada masyarakat.

"Kami menyadari bahwa bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas, perjalanan menuju fasilitas kesehatan di pusat kecamatan bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, kitalah yang harus datang ke rumah mereka," ujar Hendra Kusuma di sela-sela kegiatan.

Tim memulai perjalanan sejak pukul 08.00 WIB dengan menyisir satu per satu rumah warga yang telah terdata. Pelayanan yang diberikan pun cukup komprehensif, mencakup pemeriksaan fisik dasar seperti pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, dan berat badan.

Selain itu, petugas Puskesmas memberikan konsultasi medis terkait perawatan luka atau terapi fisik ringan bagi penderita disabilitas fisik, yang diikuti dengan pemberian vitamin serta obat-obatan sesuai kebutuhan masing-masing individu.

Tak hanya soal kesehatan, Pemerintah Desa juga memanfaatkan momentum ini untuk melakukan pemutakhiran data administrasi kependudukan. Verifikasi ini bertujuan memastikan para penyandang disabilitas terdaftar dalam program bantuan sosial pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Salah satu momen menyentuh terjadi saat tim mengunjungi kediaman Ibu Misrina, seorang lansia dengan keterbatasan penglihatan. Kehadiran Babinsa yang membimbingnya dengan sabar saat pemeriksaan tensi darah menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Meskipun Perkebunan Sentol dikenal dengan kontur tanah berbukit dan akses jalan tanah berbatu yang licin saat hujan, hal tersebut tidak menyurutkan langkah tim. Sepeda motor dinas Babinsa dan kendaraan operasional kecamatan dikerahkan secara maksimal untuk menjangkau titik-titik terjauh.

Petugas Puskesmas Panti menjelaskan bahwa penyakit yang sering ditemui pada penyandang disabilitas di area perkebunan adalah masalah kebersihan kulit, nutrisi, dan kekakuan sendi akibat kurangnya terapi. Intervensi dini seperti ini dinilai sangat penting agar kondisi kesehatan warga tidak semakin memburuk.

Pemerintah Desa Suci pun berkomitmen untuk terus memperbarui data penyandang disabilitas secara berkala agar program pemberdayaan dari pemerintah pusat maupun daerah dapat tepat sasaran. Di sisi lain, warga Perkebunan Sentol menyambut hangat kehadiran para petugas. Mereka merasa diperhatikan dan tidak "terlupakan" meski bermukim jauh dari pusat keramaian kota.

Kegiatan berakhir pada siang hari dengan total belasan penyandang disabilitas yang berhasil diperiksa secara mendalam. Pihak kecamatan berencana menjadikan model pelayanan door-to-door ini sebagai agenda rutin yang akan dilaksanakan di dusun-dusun terpencil lainnya di wilayah Kecamatan Panti.