logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Hari Ketujuh Operasi Ketupat Semeru, Patroli BPBD Jember Pastikan Situasi Aman meski Berpotensi Hujan Lebat

  • 19 Maret 2026
  • Dibaca 176 Kali
Bagikan Via:
hari-ketujuh-operasi-ketupat-semeru-patroli-bpbd-jember-pastikan-situasi-aman-meski-berpotensi-hujan-lebat-20260319

Hari Ketujuh Operasi Ketupat Semeru, Patroli BPBD Jember Pastikan Situasi Aman meski Berpotensi Hujan Lebat

JEMBER, 19 MARET 2026 – Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, BPBD Kabupaten Jember bersama tim gabungan terus melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah Pos Pengamanan (Pos PAM) di wilayah Kabupaten Jember, Kamis 19 Maret 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memastikan kondisi keamanan, kelancaran lalu lintas, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama masa arus mudik.

Patroli yang dilaksanakan sekitar pukul 16.00 WIB tersebut mencakup lima titik strategis, yakni Pos Alun-Alun, Pos Gumitir, Pos Tawang Alun, Pos Pondok Dalem, dan Pos Garahan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi lintas instansi serta instruksi Kepala BPBD Kabupaten Jember terkait pemantauan wilayah selama periode operasi berlangsung.

Dalam patroli tersebut, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Kodim 0824 Jember, Polres Jember, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Destana, serta organisasi komunikasi seperti RAPI dan ORARI melakukan pemantauan menyeluruh terhadap kondisi cuaca, arus lalu lintas, dan aktivitas masyarakat.

Hasil pemantauan hingga pukul 15.00 WIB menunjukkan tidak adanya kejadian bencana alam di wilayah pos pantau. Secara umum, kondisi di seluruh titik terpantau aman dan terkendali, dengan arus lalu lintas yang lancar serta aktivitas masyarakat yang berjalan normal.

Namun demikian, sekitar pukul 15.15 WIB, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mulai terjadi di sejumlah wilayah kecamatan di Jember. Kondisi ini sejalan dengan peringatan dini dari BMKG yang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang pada rentang waktu siang hingga sore hari.

Selain itu, BPBD juga mencatat tinggi gelombang di wilayah pesisir selatan Jember berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter yang masuk kategori sedang. Kondisi ini menjadi perhatian bagi masyarakat pesisir dan nelayan agar tetap waspada saat beraktivitas di laut.

Salah seorang petugas, Iwan Mujiartono, menegaskan bahwa patroli rutin ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi gangguan selama masa operasi.

“Kami terus melakukan pemantauan di seluruh pos pengamanan untuk memastikan situasi tetap kondusif. Meski kondisi saat ini relatif aman, kami tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan masyarakat selama arus mudik berlangsung.

BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, terutama saat beraktivitas di luar ruangan maupun saat melakukan perjalanan. Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi Call Center Pusdalops BPBD guna mendapatkan penanganan cepat.

Dengan adanya patroli rutin dan sinergi antarinstansi ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Kabupaten Jember dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali hingga akhir masa operasi. (bob)

Galeri Foto