logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jombang

HARU DAN BAHAGIA, SEORANG IBU DI JOMBANG BERSYUKUR ANAKNYA YANG DOWN SYNDROME KINI RESMI MILIKI KTP

  • 24 Juni 2026
  • Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
haru-dan-bahagia-seorang-ibu-di-jombang-bersyukur-anaknya-yang-down-syndrome-kini-resmi-miliki-ktp-20260624

HARU DAN BAHAGIA, SEORANG IBU DI JOMBANG BERSYUKUR ANAKNYA YANG DOWN SYNDROME KINI RESMI MILIKI KTP

JEMBER, 24 Juni 2026 - Rasa haru dan lega yang luar biasa kini tengah menyelimuti hati salah satu keluarga di wilayah Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember. Air mata bahagia seorang ibu tak terbendung saat mendampingi anak tercintanya, seorang penyandang down syndrome, yang akhirnya berhasil melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) pada Selasa (23/06/2026) kemarin. Momentum berharga ini terwujud berkat kepekaan sosial petugas pelayanan Pemerintah Kecamatan Jombang yang sengaja datang langsung ke rumah mereka untuk memberikan layanan jemput bola, menuntaskan kekhawatiran mendalam yang dipendam sang ibu selama bertahun-tahun.

Bagi seorang ibu yang membesarkan anak berkebutuhan khusus, urusan membawa anak keluar rumah untuk mengurus administrasi sering kali memicu kecemasan tersendiri. Potensi anak merasa tidak nyaman, mengalami tantrum di tempat umum, hingga waktu antrean yang panjang di kantor pelayanan publik kerap menjadi alasan utama pembuatan dokumen identitas ini tertunda. Namun, seluruh kekhawatiran itu sirna berkat pendekatan penuh kesabaran yang ditunjukkan oleh para petugas kecamatan yang berkunjung kemarin. Dengan telaten dan tanpa paksaan, petugas membimbing sang anak untuk duduk tenang menghadap kamera, mengarahkan pandangan matanya, hingga sukses memindai sidik jari dalam suasana yang sangat hangat dan penuh tawa.

Kehadiran dokumen KTP-el ini menjadi jawaban atas doa-doa sang ibu selama ini. Sebagai orang tua, ia kerap didera rasa cemas mengenai kelanjutan nasib perlindungan sosial dan akses pengobatan anaknya jika suatu saat dirinya sudah tiada. Kini, dengan adanya identitas resmi yang diakui negara, pintu bagi sang anak untuk mendapatkan jaminan kesehatan, bantuan disabilitas, dan perlindungan hukum telah terbuka lebar.

"Jujur, perasaan saya hari ini sangat lega dan tenang. Sebagai ibu, pikiran saya selalu tidak tenang kalau memikirkan masa depan anak saya nanti, terutama bagaimana dia bisa berobat atau dapat bantuan kalau tidak punya KTP. Saya sangat berterima kasih atas kebaikan dan kesabaran petugas Kecamatan Jombang yang mau datang langsung ke rumah kami Selasa kemarin. KTP ini adalah kepastian bagi masa depan anak istimewa saya, dia kini resmi diakui oleh negara," ungkap ibu Rupami dari anak tersebut dengan mata berkaca-kaca saat ditemui pasca-kegiatan.

Kisah dari sudut Jombang ini menjadi bukti nyata bahwa empati jauh lebih tinggi nilainya daripada sekadar formalitas birokrasi. Langkah proaktif yang dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Jombang terbukti tidak hanya menyelesaikan pendataan administrasi semata, tetapi juga berhasil mengembalikan senyuman, membasuh rasa cemas, dan menghidupkan kembali harapan besar di hati seorang ibu bahwa anak istimewanya memiliki hak dan perlindungan yang sama di negeri ini.

Galeri Foto