Home Care Semboro Dipantau Berkelanjutan, Bukan Sekadar Kunjungan
- 12 September 2026
- Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
Home Care Semboro Dipantau Berkelanjutan, Bukan Sekadar Kunjungan
JEMBER, 11 SEPTEMBER 2026 — Layanan Home Care di Kecamatan Semboro tidak berhenti pada kunjungan kepada warga. Pelaksanaannya terus dipantau untuk memastikan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran tetap mendapatkan perhatian secara berkelanjutan.
Monitoring dan evaluasi (monev) dilakukan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember bersama Puskesmas Semboro pada Jumat, 11 September 2026. Monev kali ini dipimpin Kepala Bidang Tanaman Pangan, Luhur Prayogo, bersama tim.
Bagi Puskesmas Semboro, pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan layanan. Evaluasi tidak hanya melihat capaian, tetapi juga mencermati kendala yang muncul dan menentukan langkah berikutnya.
“Alhamdulillah beliau memantau pergerakan kami, capaian kami, kendala-kendala yang kami dapatkan, serta memberikan instruksi dan arahan terkait solusi kendala tersebut beserta planning ke depannya,” kata Ketua Tim Home Care Semboro, dr. Wisnu Widodo.
Dalam monev tersebut, tim juga mendatangi dua sasaran Home Care, yakni lansia dengan tekanan darah tinggi dan penyandang disabilitas dengan tekanan darah tinggi. Keduanya menjadi bagian dari kelompok yang mendapat perhatian melalui program prioritas Home Care Pemerintah Kabupaten Jember.
Layanan Home Care menyasar sejumlah kelompok, antara lain ibu hamil risiko tinggi, masyarakat dengan persoalan stunting, penyandang disabilitas, tokoh agama, lansia dengan kepala keluarga tunggal, serta masyarakat miskin yang mengalami sakit menahun.
Pemantauan secara berkala menjadi penting karena sasaran Home Care direncanakan mendapat kunjungan setiap bulan. Dengan demikian, kondisi warga dapat terus diketahui dan layanan dapat disesuaikan apabila ditemukan kendala di lapangan.
Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan DTPHP Kabupaten Jember, Luhur Prayogo, menegaskan pentingnya pengawalan lintas sektor terhadap program prioritas daerah tersebut.
“Kami dari DTPHP selaku OPD pengampu ingin memastikan bahwa pendampingan program Home Care ini berjalan optimal dan tepat sasaran. Melalui monev berkala ini, kita tidak hanya melihat pergerakan di lapangan, tetapi juga bersama-sama mengevaluasi serta mengawal solusi atas setiap kendala agar warga sasaran mendapatkan layanan kesehatan yang berkelanjutan,” tegas Luhur.
Keterlibatan DTPHP sebagai OPD pengampu dalam monev menunjukkan bahwa pelaksanaan Home Care tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan. Pemantauan lintas sektor diarahkan untuk menjaga agar layanan tetap berjalan dan kebutuhan warga sasaran dapat ditindaklanjuti. (fan)