logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Pakusari

Jalan Tak Lagi Tergenang, Warga Dusun Lamparan Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Lewat "Wadul Guse"

  • 21 April 2026
  • Dibaca 155 Kali
Bagikan Via:
jalan-tak-lagi-tergenang-warga-dusun-lamparan-apresiasi-gerak-cepat-pemerintah-lewat-wadul-guse-20260422

Jalan Tak Lagi Tergenang, Warga Dusun Lamparan Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Lewat "Wadul Guse"

JEMBER, 21 APRIL 2026 - Sinergi lintas sektoral antara Pemerintah Desa Kertosari, Muspika Pakusari, dan UPTD BMSDA membuahkan hasil nyata dalam menangani keluhan masyarakat terkait luapan air di Jalan Raya Dusun Lamparan, Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari.

Melalui mekanisme aduan cepat “Wadul Guse”, laporan warga mengenai penyumbatan saluran air yang kerap menggenangi akses jalan utama tersebut langsung ditindaklanjuti dengan aksi kerja bakti massal dan normalisasi drainase, yang kini berhasil mengembalikan kelancaran arus air dan kenyamanan pengguna jalan.

​Masalah luapan air di Dusun Lamparan ini telah menjadi perhatian serius dalam beberapa pekan terakhir, terutama saat intensitas hujan meningkat. Titik penyumbatan ditemukan pada bagian aliran yang melintang di bawah badan jalan raya. Akibat tumpukan sampah domestik dan sedimen tanah yang mengeras, debit air tidak mampu tertampung dan meluap hingga menggenangi aspal, yang membahayakan pengendara serta merusak struktur jalan.

​Merespons laporan yang masuk melalui kanal Wadul Guse, tim gabungan segera bergerak melakukan peninjauan lapangan. Langkah konkret diambil dengan menggelar kerja bakti yang melibatkan unsur Muspika Pakusari, perangkat desa, serta warga setempat. Pembersihan dilakukan secara manual untuk mengangkat sumbatan di titik-titik krusial yang sulit dijangkau alat berat.

​Kecepatan respons pemerintah daerah dalam menangani keluhan ini mendapat apresiasi tinggi dari warga Dusun Lamparan. Program “Wadul Guse” dinilai bukan sekadar jargon, melainkan jembatan komunikasi yang efektif antara rakyat dan pengambil kebijakan.

​"Kami sangat berterima kasih karena aduan kami langsung didengar dan ditangani. Dulu kalau hujan sedikit saja, jalan di sini sudah terendam air. Sekarang setelah dikeruk dan dibersihkan bersama-sama, air sudah mengalir lancar," ujar Sutrisno salah satu tokoh masyarakat setempat.

​Camat Pakusari, Rifendi Wahjuwibakti menekankan bahwa keberhasilan mitigasi ini merupakan bukti kuat bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama dalam penyelesaian masalah infrastruktur di tingkat desa. Dia juga mengimbau agar warga tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air agar fungsi drainase tetap optimal dalam jangka panjang.

​Pemerintah Desa Kertosari berkomitmen untuk terus memantau kondisi saluran air di titik-titik rawan lainnya. Normalisasi ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk lebih proaktif dalam melaporkan kendala wilayah melalui kanal resmi yang telah disediakan, demi terwujudnya lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Kecamatan Pakusari. (zal)

Galeri Foto