Jember Bidik Perputaran Ekonomi Rp4 Triliun Lewat Program Makan Bergizi Gratis
- 14 Maret 2026
- Dibaca 204 Kali
Bagikan Via:
Jember Bidik Perputaran Ekonomi Rp4 Triliun Lewat Program Makan Bergizi Gratis
JEMBER, 14 MARET 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember menaruh harapan besar pada program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang masif. Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait, memproyeksikan bahwa kehadiran program ini akan membawa dampak ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat lokal.
"Maka kalau SPPG (Satuan Pelayanan pemenuhan Gizi) di Jember ini nanti beroperasi semuanya, maka akan ada perputaran uang kurang lebih 4 triliun di Kabupaten Jember," ujar Gus Fawait.
Hal tersebut ia sampaikan saat sesi wawancara selepas acara pelantikan Pengurus Dewa Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Jember, di Pendopo Wahya Wibawagraha. Jumat, 13 Maret 2026.
Untuk memastikan potensi tersebut terserap secara maksimal oleh warga Jember, pemerintah daerah berencana memperketat aturan operasional bagi penyedia layanan makan bergizi (SPPG). Bupati menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan bahan baku didatangkan dari luar daerah jika koperasi lokal sudah mampu menyediakannya.
"Maka ke depan kami siap mengeluarkan SE (Surat Edaran) di mana SPBG itu tidak boleh membeli produk di luar Jember ketika koperasi-koperasi, terutama koperasi para putik, sudah siap menjadi supplier bersama BUMD," tegasnya.
Langkah strategis ini juga akan melibatkan penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar dapat bersinergi secara profesional dengan jaringan koperasi di bawah naungan Dekopinda. Gus Fawait menekankan perlunya landasan hukum yang kuat melalui revisi aturan daerah guna mewujudkan kolaborasi ini.
"Ini kapan mau direvisi Undang-Undang, eh Perda BUMD kita, sehingga menjadi BUMD Pangan bisa bermitra dengan koperasi Dekopin dalam hal ini. Dan bisa memastikan bahwa perputaran keuangan 4 triliun MBG atau MBG di sini, SPBG, itu bisa dioptimalkan," tambahnya.
Sebelumnya, Ketua Dekopinda Jember yang baru dilantik, Ardi Pujo Prabowo, juga menyampaikan hal yang sama dalam sambutannya, bahwa peluang kolaborasi ini sebagai prioritas utama dalam masa jabatan barunya. Ia berkomitmen untuk menyatukan visi dengan pemerintah pusat dan daerah guna memastikan koperasi menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.
"Kami ingin sinergi dengan pemerintah daerah membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, UMKM, dan kesejahteraan anggota koperasi," ujar Ardi dalam sambutannya. (gil)