Jemput Bola ke Pesantren, Puskesmas Banjarsengon Hadirkan Layanan Kesehatan Humanis bagi Masyarakat
- 23 Oktober 2026
- Dibaca 22 Kali
Bagikan Via:
Jemput Bola ke Pesantren, Puskesmas Banjarsengon Hadirkan Layanan Kesehatan Humanis bagi Masyarakat
JEMBER, 23 OKTOBER 2026 – Komitmen mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus diwujudkan melalui aksi nyata. Kali ini, Puskesmas Banjarsengon menggelar pelayanan kesehatan kunjungan rumah (home care) di Pondok Pesantren An-Nibros Cahaya Giri, Lingkungan Mojan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Jumat 23 Oktober 2026.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi bentuk pelayanan jemput bola untuk memastikan masyarakat, termasuk kalangan santri dan pengasuh pesantren, memperoleh akses layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau.
Pelaksanaan kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Patrang Musyaffa, S.H.I., M.M., Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kelurahan Bintoro Assyifa Minggu, S.I.P., serta Kepala Lingkungan Mojan Maun Wahyudi. Kehadiran unsur pemerintah wilayah ini memperkuat sinergi dalam mendukung pelayanan kesehatan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui program home care, tim tenaga kesehatan Puskesmas Banjarsengon memberikan pemeriksaan fisik dasar, pemantauan kondisi kesehatan, pemberian obat sesuai kebutuhan medis, serta edukasi kesehatan secara langsung. Pelayanan ini ditujukan untuk menjangkau warga yang membutuhkan pendampingan medis tanpa harus selalu datang ke fasilitas kesehatan.
Pendekatan jemput bola tersebut juga menjadi salah satu upaya untuk mendeteksi secara dini potensi gangguan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan.
Camat Patrang Musyaffa menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara tenaga kesehatan Puskesmas Banjarsengon dan jajaran pemerintah wilayah dalam menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kegiatan home care ini merupakan langkah konkret sinergi lintas sektor dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan responsif. Kami di Kecamatan Patrang sangat mendukung upaya jemput bola seperti ini. Kehadiran tim kesehatan secara langsung di Pondok Pesantren An-Nibros Cahaya Giri tidak hanya memberikan layanan medis, tetapi juga menghadirkan rasa aman, perhatian, dan kepedulian pemerintah kepada para tokoh agama, pengasuh pesantren, serta masyarakat di Lingkungan Mojan,” ujar Musyaffa.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi PMKS Kelurahan Bintoro Assyifa Minggu menegaskan pentingnya keberlanjutan program pelayanan sosial dan kesehatan terpadu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah Kelurahan Bintoro berkomitmen untuk terus mengawal program kesejahteraan dan kesehatan masyarakat seperti ini. Melalui pendampingan bersama Kepala Lingkungan Mojan, kami berupaya memastikan warga yang membutuhkan bantuan medis dapat memperoleh pelayanan secara tepat dan cepat. Sinergi antara Puskesmas Banjarsengon, pemerintah kelurahan, dan lingkungan pesantren ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” tutur Assyifa.
Selain pemeriksaan dan konsultasi medis, tim Puskesmas Banjarsengon juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman santri, pengasuh pesantren, dan masyarakat sekitar tentang upaya menjaga kesehatan secara mandiri.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan penuh keakraban. Melalui pelayanan home care ini, Puskesmas Banjarsengon bersama pemerintah wilayah berupaya memperkuat akses layanan kesehatan sekaligus memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan pendampingan secara langsung. (fzr)