Kebakaran Dapur di Sukogidri Ledokombo, Tagana Bergerak Tangani Dampak dan Ajukan Kebutuhan Mendesak
- 04 April 2026
- Dibaca 442 Kali
Bagikan Via:
Kebakaran Dapur di Sukogidri Ledokombo, Tagana Bergerak Tangani Dampak dan Ajukan Kebutuhan Mendesak
JEMBER, 04 APRIL 2026 – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Kali ini, musibah menghanguskan dapur beserta seluruh peralatan memasak dan sebuah kandang sapi milik warga di Dusun Krajan RT 22 RW 08, Desa Sukogidri, pada Sabtu 04 April 2026 sekitar pukul 04.00 WIB.
Berdasarkan laporan resmi Sahabat Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Jember, Sayadi Hasan, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran atau kelalaian penggunaan kompor gas saat aktivitas memasak menjelang waktu subuh. Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan dapur yang sebagian besar berbahan mudah terbakar, sehingga tidak sempat diselamatkan.
Pemilik rumah diketahui bernama Umar Faroq, yang tinggal bersama dua kepala keluarga (KK) dengan total enam jiwa. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar karena seluruh fasilitas dapur serta kandang ternak mengalami kerusakan total.
Saat ini, kondisi lokasi kejadian masih dalam tahap pembersihan. Warga sekitar bersama perangkat desa Sukogidri bahu-membahu membersihkan sisa-sisa puing kebakaran. Aktivitas gotong royong ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan serta memungkinkan korban segera kembali menata kebutuhan hidup sehari-hari.
Tim Tagana bersama unsur terkait bergerak cepat begitu menerima laporan kejadian. Sejumlah pihak yang hadir di lokasi antara lain Kepala Desa Sukogidri, Purnoto, perangkat desa, Tim Tagana desa, serta Ketua RT/RW setempat bersama masyarakat sekitar. Kehadiran mereka tidak hanya untuk melakukan asesmen, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada korban.
Dalam laporan tersebut, kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan korban meliputi bantuan sembako, peralatan dapur lengkap, bahan bangunan seperti kayu dan genteng untuk perbaikan dapur yang terbakar. Bantuan tersebut diharapkan segera terealisasi agar aktivitas keluarga terdampak dapat kembali berjalan normal.
Perwakilan Kecamatan Ledokombo, Ali Fikri, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang terjadi. Dalam keterangannya, pihak kecamatan mengapresiasi respon cepat Tagana dan seluruh unsur yang terlibat.
“Kami dari Kecamatan Ledokombo turut prihatin atas kejadian ini. Terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Tagana, pemerintah desa, dan masyarakat yang telah sigap membantu penanganan di lapangan. Kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan dinas terkait agar bantuan yang dibutuhkan korban dapat segera terpenuhi,” ujar perwakilan kecamatan Ledokombo Ali Fikri waktu dikonfirmasi dilokasi kejadian, Sabtu 04 April 2026.
Lebih lanjut, pihak kecamatan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam penggunaan peralatan rumah tangga, khususnya kompor gas, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Laporan kejadian ini disampaikan oleh Koordinator Kecamatan (Korcam) Sahabat Tagana Ledokombo, Sayadi Hasan. Ia menegaskan bahwa Tagana akan terus melakukan pendampingan hingga kondisi korban benar-benar pulih.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan pascakebakaran dapat berjalan cepat dan korban segera bangkit dari musibah yang dialami. (yus)