Menyapa Sunyi di Rimba Camp, Oase 'Nature Hospitality' di Lereng Argopuro
- 20 Maret 2026
- Dibaca 325 Kali
Bagikan Via:
Menyapa Sunyi di Rimba Camp, Oase 'Nature Hospitality' di Lereng Argopuro
JEMBER, 20 MARET 2026 - Sektor pariwisata di Kabupaten Jember, Jawa Timur, kembali bergeliat dengan hadirnya destinasi baru yang menawarkan konsep kedekatan mutlak dengan alam. Terletak di kawasan Perkebunan Gunung Pasang, Desa Suci, Kecamatan Panti, sebuah destinasi bernama Rimba Camp kini menjadi buah bibir di kalangan pencinta aktivitas luar ruang (outdoor).
Rimba Camp hadir bukan sekadar tempat berkemah biasa. Destinasi ini mengusung konsep nature hospitality, sebuah perpaduan antara kenyamanan wisatawan dan pelestarian ekosistem hutan perkebunan di bawah naungan pohon-pohon raksasa lereng Gunung Argopuro.
Pihak pengelola yang bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember sengaja mempertahankan tegakan pohon di area tersebut untuk menjaga suhu udara tetap sejuk. Salah satu daya tarik utamanya adalah fasilitas yang tertata modern namun tetap menyatu dengan material alam.
Bagi pengunjung yang enggan repot, Rimba Camp menyediakan layanan "kemah terima beres". Pengelola menyiapkan tenda berkualitas, kasur empuk, hingga perlengkapan memasak minimalis. Namun, bagi para petualang sejati, tersedia pula area luas untuk mendirikan tenda pribadi dengan tarif terjangkau.
Beberapa fasilitas unggulan yang tersedia antara lain Kafe Rimba, kedai kopi semi-terbuka yang menyajikan hasil bumi asli lereng Argopuro, seperti kopi robusta dan teh herbal Panti.
Selanjutnya, area api unggun komunal. Pusat interaksi wisatawan untuk berkumpul saat malam hari, serta spot foto ikonik berupa jembatan kayu dan dekorasi lampu gantung (string lights) yang memberikan suasana magis saat malam tiba.
Lokasi yang berada di lingkup Perkebunan Gunung Pasang memberikan nilai tambah berupa wisata edukasi. Pengunjung, terutama anak-anak, dapat melihat langsung proses budidaya kopi dan karet. Selain itu, terdapat aliran sungai kecil yang jernih di dekat area perkemahan yang kerap menjadi sarana relaksasi alami.
Kehadiran Rimba Camp juga membawa dampak positif bagi ekonomi Desa Suci. Pengelola melibatkan pemuda setempat sebagai tenaga kerja dan merangkul UMKM lokal untuk menjajakan produk kuliner, seperti keripik khas desa dan sayuran segar.
Camat Panti, Hendra Kusuma, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa pengembangan destinasi ini merupakan bagian dari strategi besar menjadikan Kecamatan Panti sebagai lumbung wisata alam di Jember.
"Sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, dan pihak perkebunan adalah kunci. Kami memastikan pengembangan Rimba Camp tidak merusak fungsi hutan sebagai daerah resapan air, melainkan justru menjaganya melalui pariwisata berkelanjutan," tutur Hendra dalam keterangannya, Jumat 20 Maret 2026.
Untuk mencapai Rimba Camp, wisatawan dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Meski akses jalan menuju Desa Suci sudah teraspal dengan baik, pengendara diimbau tetap waspada saat melintasi jalur Perkebunan Gunung Pasang yang memiliki beberapa tanjakan dan tikungan khas pegunungan.
Rimba Camp menjadi bukti bahwa wisata modern tidak harus mengorbankan kelestarian alam. Jika Anda merindukan suasana tertidur lelap oleh "nyanyian" jangkrik dan terbangun oleh kicauan burung, destinasi ini wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda selanjutnya.