logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kemarau Bikin Warga Sumberjeruk Kesulitan Air, BPBD Jember Distribusikan 5.000 Liter Air.

  • 15 September 2026
  • Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
kemarau-bikin-warga-sumberjeruk-kesulitan-air-bpbd-jember-distribusikan-5000-liter-air-20260915

Kemarau Bikin Warga Sumberjeruk Kesulitan Air, BPBD Jember Distribusikan 5.000 Liter Air.

JEMBER 15 September 2026 — Krisis air bersih akibat musim kemarau masih dirasakan sejumlah warga di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Selasa, 15 September 2026.

Distribusi tersebut merupakan penyaluran air bersih ke-27 yang dilakukan BPBD Jember dalam penanganan dampak kekeringan tahun ini. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga di Dusun Kidul dan Dusun Karangpring.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB. Bantuan kemudian disalurkan ke sejumlah tandon yang telah tersedia serta langsung kepada warga yang membutuhkan.

TRC BPBD Jember, Kurnia Dwi Pria Bakti, mengatakan hasil asesmen pada Selasa menunjukkan terdapat sekitar 77 keluarga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih di dua dusun tersebut.

“Di Dusun Kidul terdapat warga terdampak di RT 1 RW 8 sekitar 20 KK dan RT 1 RW 6 sekitar 15 KK. Sementara di Dusun Karangpring terdapat sekitar 22 KK di RT 2 RW 1 dan 20 KK di RT 3 RW 1,” kata Kurnia.

Menurut dia, kondisi tersebut terjadi karena musim kemarau menyebabkan ketersediaan sumber air bagi masyarakat menurun. Warga pun mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Penyaluran dilakukan berdasarkan hasil asesmen TRC BPBD serta permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Sumberjeruk. Penanganan juga mengacu pada Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.

Dengan tambahan distribusi kali ini, hingga 15 September 2026 BPBD Jember telah menyalurkan total 135.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan.

BPBD merekomendasikan distribusi air bersih dilakukan secara berkala, yakni setiap tiga hari sekali dengan kapasitas sekitar 5.000 liter untuk setiap penyaluran, selama kondisi kekeringan masih berdampak terhadap warga.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan penanganan sesuai hasil asesmen di lapangan. Distribusi air bersih direkomendasikan tiga hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter,” ujar Kurnia.

Kegiatan distribusi melibatkan BPBD Jember bersama perangkat desa, RT/RW, dan warga. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, aman, dan kondusif. Tim kemudian kembali ke Mako BPBD Jember sekitar pukul 17.00 WIB.

BPBD Jember memastikan pemantauan terhadap wilayah yang mengalami krisis air bersih terus dilakukan sebagai bagian dari penanganan dampak musim kemarau.(tgh)

Galeri Foto