logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Keren! 185 Siswa SMAS Al Azhar Jember Diajari Cara "Bersahabat" dengan Gempa Bumi

  • 18 Juli 2026
  • Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
keren-185-siswa-smas-al-azhar-jember-diajari-cara-bersahabat-dengan-gempa-bumi-20260718

Keren! 185 Siswa SMAS Al Azhar Jember Diajari Cara "Bersahabat" dengan Gempa Bumi

JEMBER, 18 JULI 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan pendidikan. Langkah nyata ini diwujudkan melalui Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMAS Al Azhar Jember, Sabtu 18 Juli 2026.

Agenda yang dipusatkan di Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates ini bertujuan menanamkan pemahaman mitigasi sejak dini. Hal ini menjadi bekal krusial bagi para peserta didik untuk menghadapi berbagai potensi ancaman bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut diikuti oleh sekitar 185 siswa. Menariknya, antusiasme tidak hanya datang dari peserta didik baru. Seluruh siswa senior SMAS Al Azhar Jember pun turut ambil bagian dalam rangkaian sosialisasi dan simulasi kebencanaan ini.

Kehadiran seluruh warga sekolah menjadi bukti nyata meningkatnya kesadaran sektor pendidikan terhadap pentingnya keselamatan. Kesiapsiagaan bencana kini mulai dipandang sebagai bagian integral dari pembentukan karakter dan disiplin siswa, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sesi edukasi, tim BPBD Kabupaten Jember memaparkan materi komprehensif. Mulai dari pengenalan dasar kebencanaan, pemetaan potensi ancaman di wilayah Jember, langkah penyelamatan diri saat gempa bumi, hingga pentingnya menyiapkan Tas Siaga Bencana (TSB).

Agar tidak membosankan, materi disampaikan secara interaktif. Para siswa tidak sekadar menelan teori, tetapi diajak aktif memahami cara bersikap cepat, tepat, dan anti-panik ketika menghadapi situasi darurat.

Usai pemaparan materi, halaman sekolah langsung disulap menjadi area simulasi. Dipandu tim ahli BPBD Jember, seluruh peserta mengikuti gladi bersih dan simulasi evakuasi mandiri gempa bumi.

Simulasi ini dirancang menyerupai kondisi darurat yang sebenarnya. Tujuannya agar siswa familier dengan prosedur evakuasi, tanggap mengenali titik kumpul yang aman, serta terbiasa mengambil keputusan cepat di bawah tekanan situasi bencana.

Pemateri dari BPBD Kabupaten Jember, M. Miftachul Munir, S.T., menegaskan bahwa pendidikan kebencanaan harus menjadi fondasi pembentukan karakter sejak hari pertama siswa menginjakkan kaki di sekolah.

"Kesiapsiagaan bukan hanya tentang tahu apa itu bencana, tetapi bagaimana setiap siswa mampu mengambil tindakan yang benar saat situasi darurat terjadi. Melalui pembiasaan simulasi ini, kami harap budaya sadar bencana tumbuh subur di sekolah demi meminimalkan risiko korban," ujar Munir.

Melalui perpaduan teori dan praktik lapangan ini, BPBD Jember berharap dapat mendongkrak kapasitas diri siswa sekaligus mewujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Kegiatan yang berakhir pukul 10.40 WIB ini berjalan tertib, aman, dan lancar. Sinergi manis antara BPBD dan SMAS Al Azhar Jember ini diharapkan menjadi cetak biru (blueprint) kolaborasi dalam membangun generasi muda yang tangguh, siap, dan berdaya menghadapi bencana. (bob)

Galeri Foto