logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Panti

Kirab Budaya/Sedekah Bumi Dalam Memperingati Khaul Sekh H. Moch Nur Yang Di Mulai Dari Desa Kemuningsarilor Ke Ponpes Nahdlatul Arifin

  • 17 September 2025
  • Dibaca 960 Kali
Bagikan Via:
kirab-budayasedekah-bumi-dalam-memperingati-khaul-sekh-h-moch-nur-yang-di-mulai-dari-desa-kemuningsarilor-ke-ponpes-nahdlatul-arifin-20250919

Kirab Budaya/Sedekah Bumi Dalam Memperingati Khaul Sekh H. Moch Nur Yang Di Mulai Dari Desa Kemuningsarilor Ke Ponpes Nahdlatul Arifin

Panti , 17 September 2025 - Kirab merupakan bagian budaya yang dijalankan oleh masyarakat secara rutin pada waktu tertentu sebagai kegiatan yang sakral. Masyarakat melakukan baris-berbaris secara rapi untuk melakukan tradisi arak-arakan dalam suatu kegiatan kirab. Tujuan Kirab terdiri atas bermacam-macam jenis kirab tergan-tung sesuai dengan bentuk peringatan yang dilaksanakan oleh masyarakat setempat. Kirab dalam Khaul para tokoh masyarakat atau Ulama bertujuan untuk mengenang usaha dan kerja kerasnya se-masa hidupnya. Masyarakat juga ber-harap mendatangkan keberkahan karena telah melaksanakan kirab. hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi haul yang berawal hanya dilakukan oleh sekelompok masyarakat dusun, kemudian berkembang menjadi menyebar menjadi tingkat desa, dan bahkan sampai berkembang ke wilayah untuk memperingati tradisi haul. Jumlah pengunjung kirab semakin banyak masyarakat setempat menampikan budaya dan kuliner khas berasal dari desa melalui kirab budaya dan bazar ditengah prosesi acara haul. Interaksi dan harmoni sosial warga masyarakat tercipta yang tidak terlepas dari pengaruh karakter budaya jawa.

Prosesi kedua dalam peringatan haul Acara kirab budaya dilaksanakan pada hari Rabu pahing. Prosesi kirab budaya dipimpin oleh pihak pemerintah desa kemuningsarilor, kirab di mulai dari balai desa kemuningsarilor menuju Pondok pesantren nahdlatul arifin ,sebelum prosesi hari peringatan Khaul Syehk Moch Nur . Periapan Acara dilak-sanakan setiap hari pukul 09.00 sampai menjelang zuhur. Tradisi kirab dimulai dari balai Desa kemuningsarilor sampai petilasan makam Kyai Syehk Moch Nur. Keterlibatan masyarakat dalam peringatan khaul Kyai Syehk Moch Nur terdiri dari penyelenggara, tamu undangan, pemeran barisan kirab, dan penonton acara atau masyarakat desa kemuningsarilor. Pihak panitia desa dan kecamatan juga menyediakan Gunungan untuk di usung kepetilasan makam Kyai Syehk Moch Nur. Prosesi kirab menghadirkan sekitar 2000 sampai 2500 dan tamu undangan yang hadir dalam acara kirab meliputi muspika kecamatan panti, dan tokoh agama setempat.

Kegiatan kirab budaya dan sedekah bumi memperingati Khaul Kyai Syehk Moch Nur berjalan tertib dan lancar.

Galeri Foto