logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata

Lautan Suporter Warnai Grand Final Gus dan Ning Jember 2026 di Alun-Alun Jember

  • 14 Juni 2026
  • Dibaca 38 Kali
Bagikan Via:
lautan-suporter-warnai-grand-final-gus-dan-ning-jember-2026-di-alun-alun-jember-20260614

Lautan Suporter Warnai Grand Final Gus dan Ning Jember 2026 di Alun-Alun Jember

JEMBER, 14 JUNI 2026 – Ribuan warga memadati Alun-Alun Jember saat malam Grand Final Gus dan Ning Jember 2026 digelar pada Sabtu, 13 Juni 2026. Ajang yang mempertemukan 12 pasang finalis terbaik itu tak hanya menjadi penentuan duta daerah, tetapi juga berubah menjadi panggung kebanggaan masyarakat dari berbagai penjuru Kabupaten Jember.

Sejak sore, kawasan alun-alun mulai dipenuhi penonton yang datang untuk memberikan dukungan kepada para finalis. Berbagai atribut seperti spanduk, poster, hingga yel-yel dukungan mewarnai suasana acara. Sejumlah rombongan bahkan datang khusus dari sekolah, kampus, organisasi kepemudaan, dan kecamatan asal finalis.

Sorak-sorai penonton pecah setiap kali para peserta tampil di atas panggung. Dukungan semakin bergema saat finalis menunjukkan kemampuan dalam sesi unjuk bakat maupun ketika menjawab pertanyaan dewan juri.

Bagi masyarakat yang hadir, malam grand final bukan sekadar menyaksikan kompetisi. Mereka juga merasakan kebanggaan melihat putra-putri daerah tampil percaya diri dan menunjukkan kapasitas sebagai generasi muda yang berprestasi.

Atmosfer kompetisi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Pendukung dari berbagai wilayah tampak saling memberikan apresiasi terhadap penampilan seluruh finalis, menciptakan suasana persatuan yang kental sepanjang acara.

Salah seorang pengunjung, Novita, warga Kecamatan Ambulu, mengaku datang bersama keluarga besarnya untuk mendukung salah satu finalis asal Ambulu, Gus Yusta.

"Kami datang bersama keluarga besar dari Ambulu khusus untuk mendukung Gus Yusta. Kami bangga ada putra daerah yang bisa sampai ke tahap ini. Semoga siapa pun yang terpilih nantinya bisa membawa nama baik Jember dan menjadi inspirasi bagi anak-anak muda lainnya," ujarnya.

Dukungan serupa juga datang dari kelompok suporter sekolah dan perguruan tinggi tempat para finalis menempuh pendidikan. Mereka kompak mengenakan atribut identitas masing-masing dan meneriakkan yel-yel dukungan sepanjang acara berlangsung.

Pada babak puncak, lima pasangan finalis terbaik menunjukkan kemampuan public speaking, wawasan kepariwisataan, serta ketajaman berpikir saat menjawab pertanyaan dewan juri. Mereka juga menampilkan beragam bakat di hadapan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Dari proses penilaian tersebut, terpilih tiga besar finalis putra dan putri. Untuk kategori Gus, tiga besar ditempati Enrico, Vito, dan Fahrizzy. Sementara kategori Ning diraih Thita, Fariq, dan Lexa.

Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, SE, M.Si, yang hadir dalam kegiatan itu memberikan pesan khusus kepada generasi muda agar aktif mengawal pembangunan daerah.

"Sebagai generasi muda silakan mengkritik dan menyuarakan pemerintahan, tetapi kritik yang membangun, bukan mencaci maki," kata Fawait dalam sambutannya.

Menurut dia, anak muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah. Karena itu, keberanian menyampaikan kritik harus disertai tanggung jawab dan kemauan untuk menghadirkan solusi.

Fawait juga mengapresiasi penyelenggaraan Pemilihan Gus dan Ning Jember yang dinilainya menjadi ruang pembinaan generasi muda. Melalui ajang tersebut, peserta tidak hanya belajar mengenai pariwisata dan budaya, tetapi juga mengasah kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta kepedulian sosial.

Antusiasme ribuan warga yang memenuhi Alun-Alun Jember menjadi gambaran bahwa Pemilihan Gus dan Ning telah berkembang menjadi lebih dari sekadar kompetisi. Ajang ini menjelma sebagai wadah yang mempertemukan harapan masyarakat terhadap lahirnya generasi muda yang mampu membawa Jember semakin maju. (ram)

Galeri Foto