Lepas Peserta KKN Kolaboratif, Bupati Jember Ajak Mahasiswa Beri Kontribusi Nyata untuk Negara
- 19 Juli 2026
- Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
Lepas Peserta KKN Kolaboratif, Bupati Jember Ajak Mahasiswa Beri Kontribusi Nyata untuk Negara
JEMBER, 19 JULI 2026 - Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., bersama rektor dan perwakilan pimpinan dari 17 perguruan tinggi negeri maupun swasta secara resmi melepas 3.000 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Ke-5 Tahun 2026 di Alun-Alun Jember, Minggu 19 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Selama ini mahasiswa dikenal kritis terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Namun melalui KKN Kolaboratif, menurutnya, saatnya mahasiswa membuktikan kepedulian dengan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Selama ini mahasiswa telah menunjukkan sikap kritis terhadap kebijakan pemerintah. Kini saatnya hadir di tengah masyarakat, mengabdi, memberikan solusi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa melalui KKN Kolaboratif," ujar Bupati.
KKN Kolaboratif tahun ini mengusung tema Desa Cinta (Cerdas, Inovatif, dan Tangguh). Melalui tema tersebut, mahasiswa akan menjalankan tiga tugas utama. Pertama, melakukan verifikasi masyarakat kategori Desil 2 agar data keluarga miskin ekstrem semakin akurat sehingga program bantuan pemerintah tepat sasaran.
Kedua, mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sampah mandiri untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Ketiga, membantu validasi data peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui aplikasi Viola guna meningkatkan akurasi data layanan kesehatan.
Bupati menegaskan bahwa validitas data menjadi faktor penting dalam keberhasilan program pemerintah. Karena itu, keterlibatan mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan data yang akurat sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengumumkan pembukaan pendaftaran Beasiswa Cinta Bergema bagi mahasiswa asal Jember mulai 20 Juli 2026. Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan kuota sebanyak 4.000 penerima bagi mahasiswa yang belum memperoleh bantuan pendidikan.
Melalui KKN Kolaboratif Ke-5 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Jember berharap sinergi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan pemerintah mampu mempercepat pembangunan desa, memperkuat pelayanan publik, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. (al)