logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Longsor Hantam Jalan Sempolan-Karangharjo, DPUPR Jember Gerak Cepat Bangun Ulang Dinding Penahan

  • 28 April 2026
  • Dibaca 136 Kali
Bagikan Via:
longsor-hantam-jalan-sempolan-karangharjo-dpupr-jember-gerak-cepat-bangun-ulang-dinding-penahan-20260429

Longsor Hantam Jalan Sempolan-Karangharjo, DPUPR Jember Gerak Cepat Bangun Ulang Dinding Penahan

JEMBER, 28 APRIL 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga infrastruktur tetap berfungsi optimal. Salah satu upaya terbaru dilakukan melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) yang bergerak menangani kerusakan dinding penahan jalan di ruas Sempolan–Karangharjo, Kecamatan Silo.

Dinding penahan jalan tersebut sebelumnya mengalami keruntuhan akibat longsor yang dipicu oleh intensitas hujan tinggi, sehingga membahayakan struktur jalan dan keselamatan pengguna.

Kerusakan ini sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat, mengingat fungsi vital dinding penahan jalan sebagai penopang badan jalan agar tidak mengalami penurunan atau kerusakan lebih lanjut. Selain itu, posisi dinding yang berbatasan langsung dengan saluran air membuat risiko longsor susulan semakin tinggi jika tidak segera ditangani.

Melihat kondisi tersebut, Tim URC DPUPR Kabupaten Jember bergerak cepat melakukan pembangunan ulang dinding penahan jalan. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap, mulai dari pembersihan material longsoran, penataan kembali fondasi dasar, hingga pembangunan struktur dinding dengan konstruksi yang lebih kuat dan tahan terhadap tekanan tanah serta aliran air.

Rudy Hartono Koordinator wilayah DPUPR setempat menjelaskan bahwa pembangunan ulang ini merupakan langkah strategis untuk mengembalikan fungsi utama dinding penahan jalan sekaligus mencegah kerusakan lanjutan pada badan jalan. Ia menegaskan bahwa kehadiran dinding penahan sangat penting dalam menjaga kestabilan jalan, terutama di wilayah dengan kontur tanah yang rawan longsor seperti di Kecamatan Silo.

“Dinding penahan jalan ini memiliki peran krusial untuk menahan fondasi jalan agar tidak bergeser ke arah saluran air. Setelah terjadi longsor, kami segera melakukan penanganan melalui Tim URC agar kerusakan tidak semakin meluas. Pembangunan ulang ini kami rancang dengan struktur yang lebih kokoh agar mampu bertahan dalam kondisi cuaca ekstrem,” ungkapnya, Selasa 28 April 2026.

Lebih lanjut, ia juga mengimbau kepada masyarakat agar turut menjaga lingkungan sekitar, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air yang dapat menghambat aliran dan memicu erosi. Partisipasi masyarakat dinilai penting dalam mendukung keberlanjutan infrastruktur yang telah diperbaiki.

Upaya ini pun tak luput juga mendapat respons positif dari warga sekitar. Ahmad Shobirin Salah satu warga menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan di wilayah mereka. Menurutnya, ruas jalan Sempolan–Karangharjo merupakan jalur penting yang digunakan sehari-hari oleh masyarakat untuk beraktivitas, baik menuju tempat kerja, sekolah, maupun mengangkut hasil pertanian.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena dinding yang sempat longsor sekarang sudah dibangun kembali. Sebelumnya kami khawatir kalau jalan ini bisa ikut ambles. Sekarang kami merasa lebih aman saat melintas,” ujarnya.

Dengan dibangunnya kembali dinding penahan jalan di ruas Sempolan-Karangharjo ini, diharapkan akses transportasi masyarakat dapat kembali normal dan aman. DPUPR Kabupaten Jember menegaskan akan terus melakukan pemantauan serta penanganan cepat terhadap infrastruktur yang terdampak bencana, guna memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga. (yan)

Galeri Foto