Mahasiswa Ners Universitas Muhammadiyah Jember Diterjunkan di Desa Wonoasri, Siap Perkuat Mitigasi Bencana
- 23 Februari 2026
- Dibaca 242 Kali
Bagikan Via:
Mahasiswa Ners Universitas Muhammadiyah Jember Diterjunkan di Desa Wonoasri, Siap Perkuat Mitigasi Bencana
Sebanyak 15 mahasiswa Program Profesi Ners Angkatan 16 Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember resmi diterjunkan untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Wonoasri selama satu bulan penuh.
Acara seremonial penerjunan berlangsung di Balai Desa Wonoasri, pada hari kamis, 12 Februari 2026, dihadiri oleh Kepala Desa beserta perangkat desa, Camat Tempurejo, dosen Fakultas Kesehatan, serta para mahasiswa peserta pengabdian.
Dalam sambutannya, dosen Fakultas Kesehatan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Selama satu bulan ke depan, para mahasiswa akan melakukan asesmen mitigasi kebencanaan dengan mengidentifikasi potensi risiko yang ada di wilayah desa. Hasil asesmen tersebut kemudian akan dirumuskan menjadi langkah-langkah strategis dalam upaya pencegahan dan penanganan bencana.
“Mahasiswa tidak hanya melakukan pendataan, tetapi juga mengimplementasikan hasil asesmen melalui edukasi, pelatihan, hingga simulasi kebencanaan bersama masyarakat,” ujarnya.
Kepala Desa Wonoasri dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Desa selalu terbuka dan menerima mahasiswa yang melaksanakan pengabdian di wilayahnya. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dan membawa manfaat bagi masyarakat desa.
Sementara itu, Camat Tempurejo turut menyampaikan selamat datang di Kecamatan Tempurejo. Dalam arahannya, beliau menjelaskan bahwa Desa Wonoasri merupakan wilayah dataran rendah yang memiliki potensi kerawanan bencana banjir, terutama saat musim penghujan. Oleh karena itu, kegiatan asesmen dan mitigasi kebencanaan ini dinilai sangat relevan dan strategis.
Camat juga menegaskan pentingnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana. Selain itu, beliau turut menyampaikan program prioritas Gus Bupati yang menekankan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat serta peningkatan ketahanan wilayah terhadap risiko bencana.
Dengan adanya program pengabdian ini, diharapkan Desa Wonoasri semakin siap dalam menghadapi potensi bencana serta memiliki sistem mitigasi yang terencana, terukur, dan berkelanjutan.