Mendekatkan Aroma Argopuro ke Jantung Kota: Grade Kopi Resmi Hadir di Pasar Mangli
- 16 April 2026
- Dibaca 208 Kali
Bagikan Via:
Mendekatkan Aroma Argopuro ke Jantung Kota: Grade Kopi Resmi Hadir di Pasar Mangli
JEMBER, 16 APRIL 2026 - Selama ini, kopi kualitas ekspor dari lereng Pegunungan Argopuro mungkin lebih sering terdengar di meja-meja kedai kopi mewah atau pasar internasional. Namun, sebuah langkah berani dilakukan oleh H. Wasili Fadlah, sosok pelopor yang ingin membumikan kemewahan rasa kopi lokal langsung ke tengah masyarakat. Melalui peresmian "Grade Kopi" di Pasar Mangli pada Rabu, 15 April 2026 pulul 09:00 WIB, kopi Jember kini memiliki "rumah" yang lebih inklusif dan mudah dijangkau oleh siapa saja.
Grade Kopi bukan sekadar gerai kopi biasa yang menawarkan segelas minuman kafein. Tempat ini lahir sebagai pusat penjualan sekaligus pusat informasi yang bertujuan mengedukasi warga tentang betapa berharganya butiran kopi yang dihasilkan oleh petani di tanah sendiri. H. Wasili Fadlah, yang juga menjabat sebagai Ketua MPIG Kopi Robusta Java Argopuro, menegaskan bahwa kehadiran gerai ini adalah upaya kolektif agar warga Jember bangga dengan produknya sendiri sebelum dikenal oleh dunia luar.
Dalam sambutannya yang penuh semangat, H. Wasili menyampaikan visi besar di balik berdirinya tempat ini. Beliau menekankan pentingnya akses informasi bagi seluruh pelaku bisnis kopi. "Harapan kami dengan dibukanya Grade Kopi di Kota Mangli ini menjadi sebuah informasi terhadap pelaku bisnis kopi yang ada di Jember, khususnya Jawa Timur bahkan Indonesia, bahkan seluruh dunia. Ini tujuannya adalah memberikan sebuah edukasi-edukasi terbaik tentang hulu hilir kopi di Kota Jember," tutur H. Wasili.
Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) pun memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Kehadiran pemerintah di sini bukan sekadar seremonial, melainkan sebagai pemberi solusi atas tantangan yang dihadapi petani di lapangan, mulai dari teknik budidaya hingga pengolahan pascapanen yang standar.
Sementara itu, Kabid Perkebunan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Jember, Rudi Indrawan, S.P., M.P., menyatakan bahwa kolaborasi antara pemerintah di sisi hulu dan pelaku usaha di sisi hilir adalah kunci kemajuan ekonomi daerah. "Kalau hulu ada kesusahan segala macam, kami selaku dari Dinas DTPHP memberikan solusi yang terbaik nantinya, apa yang diinginkan dari masyarakat, baik dari teknis budidayanya sampai ke pengolahannya nanti," ujar Rudi yang disambut hangat oleh para undangan.
Dengan hadirnya Grade Kopi, Pasar Mangli kini tidak hanya menjadi tempat belanja kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi titik awal literasi kopi. Masyarakat kini bisa belajar langsung bagaimana proses kopi dari pohon hingga ke cangkir, sembari menikmati hasil bumi terbaik Jember yang diakui kualitasnya secara nasional. Semoga langkah ini menjadi pemantik bagi kesejahteraan rakyat Jember melalui komoditas emas hitamnya. (fan)