logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan

Monitoring dan Evaluasi Realisasi Anggaran Kecamatan, Pemkab Jember Dorong Percepatan Capaian Semester I Tahun 2026

  • 18 Juni 2026
  • Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
monitoring-dan-evaluasi-realisasi-anggaran-kecamatan-pemkab-jember-dorong-percepatan-capaian-semester-i-tahun-2026-20260618

Monitoring dan Evaluasi Realisasi Anggaran Kecamatan, Pemkab Jember Dorong Percepatan Capaian Semester I Tahun 2026

Pemerintah Kabupaten Jember melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Realisasi Anggaran Kecamatan terus berupaya mendorong percepatan penyerapan anggaran di seluruh wilayah kecamatan. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, yakni pada tanggal 10, 11, 15, dan 17 Juni 2026 dengan menyasar seluruh 31 kecamatan yang ada di Kabupaten Jember.

Pelaksanaan monitoring dan evaluasi dibagi menjadi dua tim guna memastikan seluruh kecamatan dapat terpantau secara optimal. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang menekankan pentingnya percepatan realisasi anggaran pada Semester I Tahun Anggaran 2026. Bupati menargetkan agar realisasi anggaran pada semester pertama dapat mencapai minimal 50 persen sehingga program-program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Dalam pelaksanaan monev, tim melakukan evaluasi terhadap capaian realisasi anggaran masing-masing kecamatan, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, serta memberikan arahan dan solusi guna mempercepat pelaksanaan kegiatan yang masih tertunda. Selain itu, tim juga melakukan pendampingan kepada aparatur kecamatan terkait pengelolaan administrasi keuangan agar pelaksanaan anggaran dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan hingga minggu kedua bulan Juni 2026, rata-rata realisasi anggaran pada kecamatan berada pada kisaran 35 hingga 40 persen. Capaian tersebut menunjukkan adanya progres pelaksanaan kegiatan, namun masih memerlukan upaya percepatan agar target 50 persen pada akhir Semester I dapat tercapai.

Dari hasil evaluasi yang dilakukan, ditemukan beberapa faktor yang menyebabkan realisasi anggaran belum optimal. Salah satu faktor yang cukup dominan adalah belum maksimalnya pencairan honorarium Ketua RT dan Ketua RW di sejumlah kecamatan. Padahal, komponen belanja tersebut memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap capaian realisasi anggaran kecamatan. Keterlambatan proses administrasi dan penyelesaian dokumen pendukung menjadi salah satu penyebab belum tersalurkannya honor RT/RW secara menyeluruh.

Selain itu, masih terdapat beberapa kegiatan fisik maupun nonfisik yang proses pelaksanaannya belum berjalan sesuai jadwal sehingga berpengaruh terhadap tingkat penyerapan anggaran. Oleh karena itu, seluruh kecamatan diharapkan segera melakukan langkah-langkah percepatan terhadap kegiatan yang telah direncanakan, termasuk penyelesaian administrasi, percepatan pencairan belanja, serta optimalisasi pelaksanaan program yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap seluruh kecamatan dapat meningkatkan kinerja pengelolaan anggaran secara lebih efektif dan tepat waktu. Percepatan realisasi anggaran tidak hanya menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan APBD, tetapi juga menjadi salah satu upaya untuk memastikan manfaat program pemerintah dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

Dengan adanya komitmen bersama antara pemerintah daerah dan seluruh kecamatan, diharapkan target realisasi anggaran Semester I Tahun 2026 sebesar 50 persen dapat tercapai. Pemerintah Kabupaten Jember akan terus melakukan pendampingan dan evaluasi secara berkala guna memastikan seluruh program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan optimal demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Galeri Foto