logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Tempurejo

Pasca Suspend Dapur SPPG Curahnongko, Camat Tempurejo Perketat Pengawasan Empat Dapur Lainnya Di Wilayah Tempurejo

  • 04 Maret 2026
  • Dibaca 324 Kali
Bagikan Via:
pasca-suspend-dapur-sppg-curahnongko-camat-tempurejo-perketat-pengawasan-empat-dapur-lainnya-di-wilayah-tempurejo-20260304

Pasca Suspend Dapur SPPG Curahnongko, Camat Tempurejo Perketat Pengawasan Empat Dapur Lainnya Di Wilayah Tempurejo

Pemerintah Kecamatan Tempurejo terus memperketat pengawasan pelaksanaan SPPG menyusul adanya kebijakan pemerintah pusat yang melakukan suspend terhadap SPPG Curahnongko. Langkah ini menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan agar kejadian serupa tidak terulang.

 

Camat Tempurejo, Muhammad Najmul Huda, S.TTP., M.Si., menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat bersama Muspika dan didampingi Kepala UPTD Puskesmas Tempurejo untuk memastikan seluruh dapur SPPG di wilayahnya berjalan sesuai standar.

 

“Untuk Tempurejo sendiri terdapat lima dapur SPPG yang aktif. Dengan adanya kasus suspend SPPG Curahnongko oleh pemerintah pusat, pengawasan kami lakukan lebih ketat dan menyeluruh,” ujarnya.

 

Peninjauan perdana pengawasan SPPG di Kecamatan Tempurejo dimulai dari SPPG Pondok Pesantren Baitul Hikmah. Dapur SPPG ini melayani sebanyak 2.899 penerima manfaat yang berasal dari 13 sekolah di wilayah Kecamatan Tempurejo. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa, 3 Maret 2026 pukul 09:00 WIB- Selesai.

 

Dalam peninjauan tersebut, Camat memastikan bahwa menu yang disiapkan memenuhi standar gizi, layak konsumsi, serta sesuai dengan ketentuan anggaran yang telah ditetapkan. Mengingat jumlah penerima yang cukup besar, pengawasan dilakukan secara detail agar pelayanan kepada ribuan siswa dari 13 sekolah tersebut berjalan optimal.

 

Pengawasan difokuskan pada kualitas bahan makanan, proses pengolahan, standar kebersihan dapur, pemenuhan gizi sesuai ketentuan, hingga mekanisme distribusi agar makanan tetap layak konsumsi saat diterima oleh sasaran, mulai dari siswa SD, SMP, SMK, hingga kelompok B3 (Bumil (Ibu Hamil), Busui (Ibu Menyusui), dan Balita non-PAUD).

 

Langkah ini juga merupakan tindak lanjut amanat Gus Bupati Jember, Muhammad Fawait,S.E., MS.c yang meminta seluruh jajaran di tingkat kecamatan untuk aktif melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan SPPG.

 

Dengan pengawasan yang diperketat, Pemerintah Kecamatan Tempurejo berharap pelayanan SPPG di lima dapur yang ada dapat berjalan lebih maksimal, transparan, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat penerima.

 

 

Galeri Foto