Pastikan Tepat Sasaran, DKPP Jember Monev Penyaluran Bantuan Pangan di Tiga Desa
- 25 Agustus 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Pastikan Tepat Sasaran, DKPP Jember Monev Penyaluran Bantuan Pangan di Tiga Desa
JEMBER – Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Jember melalui Bidang Ketahanan Pangan melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) penyaluran bantuan pangan periode Juli–September 2026, Senin (24/8/2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan menyasar tiga desa, yakni Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, serta Desa Sidomukti dan Desa Mrawan, Kecamatan Mayang. Monev dilakukan untuk memastikan proses penyaluran bantuan pangan kepada penerima berjalan lancar, tepat sasaran, sekaligus mengidentifikasi kendala di lapangan.
Di Desa Suco, bantuan pangan disalurkan kepada 2.936 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di Dusun Mandigu, Krajan, dan Karang Sirih. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan jumlah penerima pada periode Februari–Maret sebelumnya.
Sementara itu, di Desa Sidomukti terdapat 1.823 PBP yang tersebar di Dusun Krajan dan Dusun Leduk. Jumlah penerima juga tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode penyaluran sebelumnya.
Adapun di Desa Mrawan, penyaluran mencakup 1.955 PBP yang tersebar di lima dusun, yakni Lengkong Barat, Lengkong Koko, Gumuksuda, Pringtali, dan Rowo. Untuk menghindari penumpukan warga dan membuat proses distribusi lebih efektif, penyaluran dilakukan selama lima hari dengan pembagian berdasarkan dusun.
Koordinator Bidang Ketahanan Pangan, drh. Welas Wahyu W, mengatakan monev menjadi bagian penting untuk memastikan penyaluran bantuan berlangsung tertib dan kendala yang muncul dapat segera ditangani.
“Kami terus melakukan pemantauan agar penyaluran bantuan pangan berjalan efektif dan masyarakat penerima dapat memperoleh haknya dengan baik. Setiap kendala di lapangan kami koordinasikan bersama pihak terkait untuk segera diselesaikan,” ujar drh. Welas Wahyu W.
Dalam pelaksanaannya, ditemukan sejumlah kendala, di antaranya alamat penerima yang tercantum dalam undangan kurang lengkap sehingga menyulitkan proses distribusi kepada warga. Selain itu, terdapat kemasan beras dengan tali yang kurang rapat sehingga menyebabkan sebagian kemasan mengalami kebocoran.
Kendala tersebut telah ditangani dengan bantuan aparat desa. Sementara itu, aplikasi pendukung penyaluran berjalan lancar. Apabila terjadi kendala teknis, petugas langsung berkoordinasi dengan pihak Bulog untuk mendapatkan solusi.
Melalui kegiatan monev tersebut, Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyaluran bantuan pangan agar berlangsung tertib, efektif, dan memberikan manfaatbagi masyarakat penerima.(ran)